ADVERTISEMENT
Jumat, Januari 16, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Cara Mudik Aman dengan Sepeda Motor

by surabayastory
18 Mei 2019
in Cerita Kita
Reading Time: 3 mins read
0
A A

Sepeda motor memang bukan angkutan untuk jarak jauh. Namun keadaan di Indonesia membuat apapun harus selalu siap.

 

ArtikelTerkait

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Mencari dan Memahami Makna Waktu

 

Surabayastory.com – Lebaran 2019 kurang dua minggu lagi. Banyak persiapan yang harus sudah mulai dilakukan untuk pulang kampung dan libur panjang. Salah satu agenda besar masyarakat Indonesia adalah mudik, alias kembali ke udik, ke daerah asal kelahiran.

Dari tahun ke tahun, jumlah penyelenggara mudik gratis terus bertambah. Dengan angkutan massal yang berbadan besar diyakini bisa sangat membantu masyarakat kecil yang terbatas soal biaya dan alat transportasi. Meski demikian, pemudik dengan sepeda motor tetap tak bisa dihapus. Banyak cerita di sana dengan berbagai suka-dukanya.

Mudik dengan sepeda motor masih akan membludak dengan segala konsekuensi risikonya di jalan. Harus diingat, motor dengan kapasitas mesin di bawah 200 cc, tidak dirancang sebagai moda transportasi jarak jauh. Apalagi digunakan lebih dua orang dan mengangkut barang hingga bergelayutan.

Risiko juga muncul karena pengguna motor akan berkonvoi dalam jumlah sangat banyak dan dengan kecepatan cukup tinggi. Bahaya lain, kondisi jalan raya kita umumnya buruk di sebelah kiri. Masih banyak lubang, bibir aspal terjal, pasir tebal di bahu jalan, dan bahaya turun hujan. Berbagai risiko ini akan menempatkan pemudik motor berada dalam posisi kerawanan tinggi.

Untuk mengurangi berbagai risiko dan bahaya di jalan, sebaliknya perhatikan hal-hal berikut:

 

Persiapan Diri :

  • Utamakan berkendara pada pagi atau sore hari. Beristirahat lah  total pada siang saat terik matahari membakar, karena akan menguras tenaga dan konsentrasi.
  • Hindarkan berkendara malam hari terutama di rute sepi dan gelap. Sinar lampu motor Anda umumnya kurang menembus kegelapan dengan baik, apalagi saat jalan basah karena hujan.
  • Ganti segera kaca helm Anda dengan yang baru. Gunakan warna teduh untuk pemakaian siang, dan bening-terang pada malam hari. Buang kacamata biasa, karena tidak akan melindungi mata secara maksimal.
  • Jaga tubuh tetap fit, dan segeralah beristirahat begitu penat dan kantuk datang. Jangan memaksakan diri berkendara lebih 2 jam nonstop. Ingat, sebagian besar Anda masih akan tetap berpuasa.
  • Batasi jumlah barang yang harus dibawa, dan jangan gunakan pakaian/jaket yang berjuntai-juntai. Dengan beban lebih, motor akan mudah oleng saat melaju di jalanan berangin, atau dihempas angin saat berpapasan dengan mobil.
  • Lindungi kaki dengan kaus kaki dan sepatu tertutup yang lentur beralaskan karet. Jangan pakai sepatu licin atau bersandal. Ini juga berlaku bagi yang dibonceng. Dingin udara umumnya merambat naik ke tubuh melalui celah sepatu dan celana, sehingga perlu kaus kaki.

Persiapan Motor

  • Kondisi ban: Ban berperan penting, terutama ban belakang yang jadi tumpuan berat motor. Jangan berspekulasi dengan ban tipis apalagi gundul. Gunakan ban dalam yang masih utuh. Jangan memompa ban terlalu keras melebihi 55 psi, karena bisa meletus di saat melaju. Ada baiknya membawa cadangan ban dalam.
  • Rantai : Rantai motor berfungsi menyalurkan tenaga. Gantilah rantai yang sudah usang dan gemeretak. Ganti pula gigi depan dan belakang yang sudah aus dan runcing. Oleskan pelumas cukup pada rantai. Jangan terlalu tegang menyetelnya, berilah jarak ayunan rantai 2-3 cm.
  • Mesin : Siapkan mesin motor sesehat mungkin berikut kondisi transmisi dan koplingnya. Bersihkan busi yang kotor atau bawalah cadangan busi baru. Bersihkan pula saringan udara dan filter bensin. Apabila mesin terasa belum fit, periksakan ke bengkel untuk di tune-up.
  • Kondisi Rem : Rem depan belakang akan menerima beban berat sepanjang perjalanan mudik. Bobot motor bertambah, jejak rem akan lebih panjang. Cek ketinggian minyak rem depan (disk brake) dan gantilah sepatu rem yang sudah tipis. Rute perjalanan dengan banyak tanjakan dan turunan, menuntut kinerja pengereman maksimal.
  • Lampu-lampu : Cek kondisi seluruh lampu. Mulai dari lampu utama (head lamp), lampu sein kiri-kanan, lampu rem, dan lampu indikator spedo-tachometer. Bawalah cadangan sebuah lampu depan dan sebuah lampu rem.
  • Peralatan : Bawalah peralatan (toolkits) wajib seperti obeng, tang, kunci busi, beberapa kunci pas. Ada baiknya tambahkan pula : pengungkit/pembuka ban, satu busi baru,  satu  depan, satu  rem,  amplas.
  • Jalan Kedua-Tiga : Motor sangat luwes menembus jalan kecil. Daripada melintas di jalan raya utama yang ramai dan penuh risiko, boleh dipilih jalan kelas dua atau tiga meski jaraknya terpaut. Jalan-jalan desa ini umumnya bagus dan mulus, cukup lengang, teduh terlindung pepohonan, dan menyajikan panorama mempesona. –tks
Bagikan tulisan ini:
Tags: Mudik 2019mudik aman sepeda motormudik sepeda motortips mudik
Previous Post

Story Awal tentang Hamlet dan William Shakepseare

Next Post

Persiapan Mudik Aman 2019

Artikel Terkait

Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)
Cerita Kita

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

1 tahun ago
Next Post

Persiapan Mudik Aman 2019

Berkawan dan Mengendalikan Emosi

Strategi Jitu Menjual Desa di Indonesia

Comments 5

  1. binance Препоръчителство says:
    6 bulan ago

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you.

    Balas
  2. Ping-balik: ตรายางออนไลน์
  3. Ping-balik: 一次性電子煙
  4. Ping-balik: slot thailand
  5. Ping-balik: Sweet Bonanza

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Inilah Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat  (info visual)

    Mengenal Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sejarah Braat NV dan Pabrik-pabrik di Sepanjang Kalimas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Awal Perjumpaan dan Kisah Inggit-Soekarno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta Pandangan Pertama Dante Alighieri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nanti Malam Surabaya Dingin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Jum, 16 Jan.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist