ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 1, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Berkenalan dengan Etika dan Tata Krama Jawa

by surabayastory
26 Mei 2019
in Cerita Kita
Reading Time: 3 mins read
0
A A

Manusia Jawa hadir dan mewarnai keindahan semesta alam. Ada tata dan etika yang membuat Jawa tetap ada dan beradab.

 

Surabayastory.com – Pemahaman terhadap Jawa diawali dari asal-usul Pulau Jawa, manusia Jawa, berikut kehidupan kebatinannya. Kehidupan  sehari-hari orang Jawa bukan hanya diwarnai simbolisme dan ‘ritual’ tertentu, melainkan juga sangat sarat akan tata krama dan sopan-santun. Luas dikenal sejak dulu bahwa orang Jawa  selalu menandai dirinya dengan keunggulan budi pekerti dan sopan santun. Tata krama merupakan persyaratan penting yang senantiasa dikedepankan untuk menjelaskan eksistensi orang Jawa.  Selain menjadi hal utama, tata krama juga melekat pada diri orang Jawa sehingga menjadi penanda identitas dan sikap budaya mereka di antara budaya suku bangsa lainnya.

ArtikelTerkait

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Mencari dan Memahami Makna Waktu

Tata krama terdiri atas ‘tata’ dan ‘krama’. ‘Tata’ berarti adat, aturan, norma, peraturan. ‘Krama’ berarti sopan-santun, kelakuan,  tindakan, perbuatan. Dengan demikian tata krama  berarti aturan bertindak dan  bersopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antar manusia setempat.

Kamus Umum Bahasa Indonesia karya WJS Poerwadarminta, menjelaskan ‘sopan’ adalah hormat dan takzim (akan, kepada) atau tertib menurut adat yang baik. ‘Santun’ adalah halus dan baik bahasanya, baik tingkah lakunya atau sabar dan tenang. Sopan santun adalah penghormatan melalui sikap,  perbuatan atau tingkah laku, budi pekerti yang baik, sesuai dengan tata krama, peradaban, dan kesusilaan.

Etiket dan tata krama identik dengan unggah-ungguh (subasita, Jw). Franz Magnis Suseno menjelaskan, unggah-ungguh adalah cara bicara dan membawa diri yang selalu atau harus menunjukkan sikap hormat kepada orang lain, sesuai dengan derajat dan kedudukannya. Masyarakat  merupakan suatu kesatuan yang selaras, yang diakui warganya dengan menempatkan diri sesuai dengan tuntutan tata krama sosial.

Ekspresi tata krama itu dapat dicontohkan saat orang Jawa menyapa orang lain dengan  menggunakan bahasa keluarga atau krama yang merupakan bentuk sikap hormat, dan ngoko sebagai bentuk sikap keakraban. Sedangkan krama inggil lazim digunakan sebagai ungkapan sikap hormat tertinggi kepada orang-orang yang dihormati.

—————————————————————————————————————————————–

Dua Prinsip Dasar

Tatanan bahasa krama berfungsi mengatur semua bentuk interaksi langsung di luar lingkungan keluarga inti dan lingkungan teman-teman akrab maupun orang yang tidak dikenal sekalipun. Tatanan krama ini menyangkut gerak badan (gesture), urutan duduk, isi maupun bentuk pembicaraan. Tata krama merupakan sarana mempermulus pergaulan dan mencegah timbulnya konflik.

Tata krama yang bersifat hirarkis itu merupakan warisan Kerajaan Hindu-Budha sebelum kedatangan penjajah dan kemudian dilanjutkan selama masa berkuasanya kolonial di Indonesia. Tata krama tak sekadar hiasan dalam budaya Jawa, tapi sebuah sarana fungsional yang efektif bagi raja untuk mengontrol pejabat-pejabatnya.

Ada dua prinsip dasar yang melandasi etika dan tata krama di kalangan orang Jawa. Hildred Geertz mengungkapkan prinsip dasar pertama adalah manusia hendaknya bersikap sedemikian rupa hingga tidak sampai menimbulkan konflik. Kaidah kedua, menuntut agar manusia dalam cara bicara dan membawa diri selalu menunjukkan sikap hormat terhadap orang lain, sesuai dengan derajat dan kedudukannya. Kaidah pertama disebut sebagai prinsip kerukunan, sedangkan kaidah kedua merupakan prinsip hormat.

Prinsip kerukunan bertujuan mempertahankan masyarakat dalam keadaan  harmonis atau rukun. Rukun adalah keadaan ideal yang diharapkan dapat dipertahankan dalam semua hubungan sosial dalam keluarga, dalam rukun tetangga, hubungan di desa, dan dalam setiap pengelompokan. Tujuan bersikap rukun adalah menghilangkan tanda-tanda ketegangan dalam masyarakat atau antara pribadi-pribadi sehingga hubungan sosial tetap selaras dan baik.

Terdapat dua segi dalam tuntutan kerukunan. Pertama, dalam pandangan Jawa masalahnya bukan penciptaan keadaan keselarasan sosial, melainkan lebih untuk tidak mengganggu keselarasan yang diandaikan sudah ada. Maksudnya adalah masyarakat Jawa tidak berusaha menciptakan sebuah keselarasan sosial, melainkan berusaha tidak merusak keselarasan yang telah tercipta dengan sendirinya. Yang penting keselarasan sosial tetap terjaga.

Kaidah kedua yang memainkan peranan dalam mengatur pola interaksi dalam masyarakat Jawa adalah prinsip hormat. Prinsip ini mengharuskan setiap orang saat bicara maupun bersikap, harus menunjukkan sikap hormat terhadap orang lain sesuai dengan derajat dan kedudukannya. Hubungan dalam masyarakat diatur secara hirarkis. Yang berkedudukan lebih tinggi diberi hormat, sebaliknya yang berkedudukan lebih rendah wajib diperlakukan dengan sikap kebapakan/keibuan.

Bahasa Jawa mengharuskan orang Jawa mengukur kedudukan sosial lawan bicaranya. Penggunaan strata bahasa jawa krama atau ngoko memperjelas status atau kedudukan seseorang dengan orang lain. Bahkan dengan kerabat sendiri pun, unggah-ungguh berbahasa ini dipegang teguh. Inilah buah pendidikan keluarga Jawa yang menekankan pada tiga hal yaitu ’wedi, isin, dan sungkan’.

Wedi atau takut merupakan reaksi terhadap ancaman fisik maupun sebagai rasa takut akibat kurang enak terhadap suatu tindakan. Anak akan wedi terhadap orang yang dihormati, lebih tua, atau orang asing. Rasa takut menimbulkan respek atau rasa hormat pada orang lain.
Isin dan sikap hormat merupakan satu kesatuan. Orang Jawa akan merasa isin apabila tidak menunjukkan rasa hormatnya pada orang yang lebih tua atau yang pantas untuk dihormati. Sedangkan sungkan hampir sama dengan isin. Sungkan adalah malu dalam arti yang positif. Berbeda dengan rasa isin, perasaan sungkan bukanlah rasa yang hendaknya dicegah. Hildred Geertz menggambarkan sungkan sebagai rasa hormat yang sopan terhadap atasan atau sesama yang belum dikenal, sebagai pengekangan halus terhadap kepribadian sendiri demi hormat terhadap pribadi lain.

Pembatinan perasaan-perasaan itu adalah tanda kepribadian yang matang. Mengerti isin, sungkan, wedi, serta faham bagaimana perasaan itu cocok berarti seorang telah mencapai cita-cita menjadi orang Jawa. Tahu bagaimana membawa diri, sehat dan matang, pendek kata menjadi Jawa sepenuhnya. –tks

Bagikan tulisan ini:
Tags: Budaya JawaEtika Jawaprinsip orang Jawasopan santun JawaTata Krama Jawa
Previous Post

Prof Dr Ibeni Ilias SpKK (K): Penerus Cita-cita dr Soetomo

Next Post

Lautan yang Dekat dari Albert Camus

Artikel Terkait

Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

2 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

2 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

2 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

2 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

2 tahun ago
Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)
Cerita Kita

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

2 tahun ago
Next Post

Lautan yang Dekat dari Albert Camus

Albert Camus dan Mimpi Seorang Pemberontak

Story tentang Susu dan Jejaknya Di Masa Lalu

Comments 18

  1. Antoine Romines says:
    1 tahun ago

    Sweet internet site, super design and style, very clean and utilise friendly.

    Balas
  2. Free Eredivisie Streams says:
    1 tahun ago

    Very interesting points you have mentioned, thanks for putting up.

    Balas
  3. Live Soccer Streaming Website says:
    1 tahun ago

    F*ckin’ tremendous things here. I’m very satisfied to peer your article. Thank you so much and i’m taking a look forward to touch you. Will you kindly drop me a e-mail?

    Balas
  4. nordvpn coupons inspiresensation says:
    12 bulan ago

    Keep this going please, great job!

    Here is my site :: nordvpn coupons inspiresensation

    Balas
  5. Eharmony special coupon code 2025 says:
    10 bulan ago

    Inspiring quest there. What happened after? Good luck!

    Here is my blog post; Eharmony special coupon code 2025

    Balas
  6. vpn says:
    10 bulan ago

    I do not even know how I finished up here, but I believed this publish was once good.
    I do not realize who you might be but definitely you’re going to a well-known blogger for those
    who aren’t already. Cheers!

    Feel free to surf to my webpage :: vpn

    Balas
  7. otvorenie úctu na binance says:
    10 bulan ago

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Balas
  8. https://tinyurl.com/28555853 says:
    9 bulan ago

    I will immediately grasp your rss feed as I can’t to find your e-mail subscription hyperlink or newsletter service.
    Do you have any? Kindly let me understand in order that I could subscribe.
    Thanks. gamefly 3 month free trial https://tinyurl.com/28555853

    Balas
  9. https://tinyurl.com/2dhs6xmh says:
    9 bulan ago

    Good post. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon everyday.
    It’s always interesting to read through articles from
    other writers and use a little something from other websites.

    https://tinyurl.com/2dhs6xmh what does a vpn do

    Balas
  10. what does vpn do says:
    9 bulan ago

    Very descriptive blog, I enjoyed that a lot. Will there be a part 2?

    Balas
  11. vpn says:
    9 bulan ago

    I don’t even know how I ended up here, but I
    thought this post was great. I don’t know who you are but certainly you
    are going to a famous blogger if you aren’t already 😉 Cheers!

    Balas
  12. https://tinyurl.com/ywzs4a4o says:
    7 bulan ago

    Heya i am for the primary time here. I came across this board and I to find It truly useful & it helped me out much.
    I am hoping to present one thing back and help others such
    as you helped me. https://tinyurl.com/ywzs4a4o eharmony special
    coupon code 2025

    Balas
  13. Ping-balik: สิว
  14. Ping-balik: Villa for Rent in Phuket
  15. Ping-balik: เค้กใกล้ฉัน
  16. Ping-balik: เครื่องซีสสูญญากาศ
  17. Ping-balik: รับจด อย ด่วน
  18. Ping-balik: ufakorea

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Tilang Karena Tak Lihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dramatisnya Langit Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saddam Hussein: Tumbang tanpa Pembelaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • TERIK PAGI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semangat Jingga Menyambut Pagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Jum, 1 Mei.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist