ADVERTISEMENT
Selasa, Desember 9, 2025
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Sistem Manajemen Lingkungan Berbasis Kesadaran

by surabayastory
26 Mei 2020
in Cerita Kita
Reading Time: 4 mins read
0
A A
Sistem pengelolaan lingkungan bisa dimulai dari kesadaran individu

Sistem pengelolaan lingkungan bisa dimulai dari kesadaran individu

Manajemen lingkungan hidup masa depan bersifat ekosentris dengan pendekatan partisipatif. Kesadaran individu jadi kunci utama.

Sistem pengelolaan lingkungan bisa dimulai dari kesadaran individu

Surabayastory.com – Ketika kesadaran akan pengelolaan lingkungan semakin tumbuh, diperlukan sebuah sistem yang masif untuk melaksanakannya. Karena sadar saja tidaklah cukup, perlu sebuah upaya nyata untuk melaksanakannya. Aksi kecil yang cepat akan lebih baik dari sekadar wacana yang terlalu tinggi.

Pengelolaan lingkungan merupakan rangkaian upaya yang perlu dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Jika mengacu pada UU 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UU PPLH), disebutkan bahwa perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/ atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum.

ArtikelTerkait

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Mencari dan Memahami Makna Waktu

Sistem manajemen lingkungan agar bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan, langkah awal dalam pengelolaan dimulai dengan penyusunan rencana. Selanjutnya, diikuti dengan tahap pelaksanaan yang berupa pemanfaatan, pengendalian, dan pengembangan lingkungan untuk menjaga kelestarian kualitas lingkungan.

Dalam manajemen lingkungan yang berorientasi pada pelestarian lingkungan di masa depan akan berpijak pada manajemen ekosentris. Ini sudah jauh berbeda dengan manajemen awal (tradisional).

Jika kita jajarkan secara langsung, dapat kita lihat perbedaannya.

Dalam perbandingan di atas bisa kita lihat perbedaan pendekatan dari tujuan, nilai, produk, sistem produksi, organisasi, lingkungan, dan fungsi bisnis. Kita juga bisa melihat untuk manajemen ekosentris bergerak berdasar pada keberlanjutan kehidupan dan kepentingan stakeholder (pemangku kepentingan yang lebih luas).

Kita menyadari masalah lingkungan harus ditangani sejak awal ketika pembangunan dan industri mulai digerakkan. Kesadaran dan kepedulian masyarakat yang meminta sektor industri, jasa dan perdagangan untuk memperhitungkan dampak lingkungan sebagai bagian dari kebijakan perusahaan, semakin memperkuat semangat kami untuk turut serta dalam pengelolaan lingkungan. Bukan hanya peraturan dan kebijakan pemerintah, tapi juga berusaha bisa berbuat lebih dari batasan regulasi yang ditetapkan.

Sistem manajemen lingkungan merupakan bagian integral dari sistem manajemen perusahaan secara keseluruhan. Di dalamnya terdapat manajemen lingkungan secara sistematis yang meliputi struktur organisasi, tanggung jawab, prosedur, proses, serta sumber daya dalam upaya mewujudkan kebijakan lingkungan. Sistem manajemen lingkungan memberikan mekanisme untuk mencapai dan menunjukkan performasi lingkungan yang baik, melalui upaya pengendalian dampak lingkungan dari kegiatan produksi.

Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001: 2004 merupakan standar internasional yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan untuk membantu organisasi meminimalkan pengaruh negatif kegiatan operasional mereka terhadap lingkungan yang mencakup udara, air, suara, atau tanah.

Pengertian SML

Pengertian sistem manajemen lingkungan menurut ISO 14001: 2004 merupakan suatu sistem manajemen pengelolaan lingkungan yang telah diakui secara internasional dengan sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Sertifikat di bawah koordinasi Organisasi Standar Internasional (ISO : International Organization For Standardization). Sistem Manajemen Lingkungan atau Environment Management System (EMS) adalah bagian dari keseluruhan sistem manajemen yang meliputi struktur organisasi, rencana kegiatan, tanggung jawab, latihan atau praktek, prosedur, proses dan sumber daya untuk pengembangan, penerapan, evaluasi dan pemeliharaan kebijakan lingkungan.

Sistem manajemen lingkungan merupakan “bagian dari sistem manajemen yang meliputi struktur organisasi, perencanaan kegiatan, tanggung jawab, praktik, prosedur, proses dan sumber daya untuk mengembangkan, melaksanakan, mencapai, mengkaji dan memelihara kebijakan lingkungan”. Dengan kata lain, Sistem manajemen lingkungan adalah sistem manajemen yang berencana, menjadwalkan, menerapkan dan memantau kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja lingkungan. Yang mendasari definisi ini adalah asumsi implisit korelasi positif antara kinerja lingkungan dan perusahaan.

Pada prinsipnya, ISO 14001 mengandung syarat-syarat atau aturan komprehensif bagi suatu organisasi dalam pengembangan sistem pengelolaan dampak lingkungan yang baik dan menyeimbangkan dengan prioritas para pelaku usaha, sehingga upaya perbaikan performa yang dilakukan akan disesuaikan dengan sumber daya yang dimiliki perusahaan. Dalam implementasinya, ISO 14001 bersifat tidak memaksa, tidak ada hukum yang mengikat yang mengharuskan dalam implementasinya. Namun standar ini akan menunjukkan keseriusan sebuah institusi pada pengelolaan lingkungan.

Manajemen lingkungan merupakan sistem pengelolaan yang dinamis, sehingga perlu adaptasi bila terjadi perusahaan di perusahaan yang mencakup sumber daya, proses dan kegiatan perusahaan. Diperlukan pula adaptasi bila terjadi perubahan di luar perusahaan, misalnya perubahan peraturan perundang-undangan dan pengetahuan yang disebabkan oleh perkembangan teknologi.

Tujuan secara menyeluruh dari penerapan sistem manajemen lingkungan (SML) ISO 14001 sebagai standar internasional yaitu untuk mendukung perlindungan lingkungan dan pencegahan pencemaran yang seimbang dengan kebutuhan sosial ekonomi. Penerapan ISO 14001 juga memberikan banyak manfaat bagi perusahaan. Beberapa manfaat yang penting yaitu meningkatkan kinerja lingkungan, mengurangi biaya dan meningkatkan akses pasar.

Tujuan lain secara implisit dari sistem manajemen lingkungan (SML) menurut ISO 14001 adalah untuk memungkinkan manusia, tumbuh-tumbuhan dan binatang tetap ada dan hidup pada kondisi yang sebaik-baiknya, hidup secara alamiah. Pelaksanaan penerapan manajemen lingkungan ISO 14001 mungkin hanya merupakan satu langkah kecil saja, namun proses ini akan tumbuh dan menjadi lebih baik dengan bertambahnya pengalaman.

Pemeliharaan sistem yang diperlukan untuk penerapan SML dapat menolong kelestarian lingkungan. Mengontrol dan mereduksi limbah yang tidak berbahaya pun akan membawa dampak positif lingkungan yang cukup penting. Hal ini merupakan salah satu komponen kunci perencanaan penerapan SML menurut ISO 14001. Pengurangan pemakaian bahan baku, pemakaian kembali (daur ulang), akan mengoptimalkan pemanfaatan dan melestarikan sumber daya alam.

Manfaat lingkungan berikutnya adalah pelestarian sumber daya alam lainnya. Misalnya, program SML yang baik akan mengurangi pengunaan listrik, gas, dan air. Program ini bertujuan untuk melestarikan sumberdaya alam sekaligus dapat menghemat biaya operasi. Penerapan SML dapat pula membantu mengurangi masalah lingkungan di dunia, antara lain masalah penipisan ozon.

Ada beberapa alasan mendasar sehingga perlu menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan, diantaranya adalah:

  • Mengenali bahwa sistem manajemen lingkungan merupakan bagian dari prioritas perusahaan
  • Menentukan persyaratan hukum dan aspek lingkungan yang terkait dengan kegiatan, produk dan jasa.
  • Membuat proses untuk mencapai kinerja lingkungan yang direncanakan.
  • Menyediakan sumber daya yang memadai dan mencukupi, termasuk pelatihan untuk mencapai kinerja yang ditetapkan secara berkelanjutan.
  • Mengevaluasi kinerja lingkungan terhadap kebijakan organisasi, tujuan dan sasaran dan mencari peningkatan jika memungkinkan.
  • Membuat proses manajemen untuk mengaudit dan mengkaji SML dan mengidentifikasi kesempatan untuk peningkatan sistem.
  • Membuat dan memelihara komunikasi dengan pihak terkait internal dan eksternal.

Dengan menerapkan ISO 14001 untuk menginventasikan aspek lingkungan yang penting menunjukan perlunya meningkatkan kesadaran dan kepedulian atas dimensi lingkungan dari oprasi, produk dan jasa didalam perusahaan. Kesadaran dan kepedulian merupakan langkah pertama dan persyaratan yang perlu atas oprasi yang bertanggung jawab dan pertumbuhan menuju pengolahan lingkungan. Bukan hanya beberapa aspek yang diatur dalam peraturan perundang-undangan saja, pendekatan dari perusahaan terhadap perlindungan lingkungan akan merupakan dimensi baru bagi perusahaan.

Dengan Sistem Manajemen Lingkungan yang baik dan terpadu, kita, akan mampu melangkah maju dengan tetap berusaha meningkatkan perbaikan diri. Berteman dengan alam, bersahabat dengan lingkungan. Kita bekerja, berkarya, dengan tetap merawat lingkungan tempat kami bekerja. Kita ingin alam tetap tersenyum ketika kami bekerja darinya, dan juga bisa bekerja untuknya. –sa

Bagikan tulisan ini:
Tags: pengelolaan lingkunganpengertian SMLsadar lingkunganSistem manajemen lingkunganteknik lingkungan
Previous Post

Cara Sehat Minum Teh

Next Post

Mengenal Tipologi Pemimpin

Artikel Terkait

Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)
Cerita Kita

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

1 tahun ago
Next Post
Pemimpin punya tipe yang berbeda dengan teknik masing-masing untuk mencapai tujuan

Mengenal Tipologi Pemimpin

Gus Dur memberi warisan besar bagi kehidupan sosial dan kebangsaan Indonesia. (sa)

Jejak Besar Gus dari Timur

Galau yang membuat risau bisa dihalau dengan berbagai cara.

Beberapa Cara Menghalau Rasa Galau

Comments 6

  1. Kelly Stoner says:
    11 bulan ago

    Very great post. I simply stumbled upon your blog and wished to mention that I have really enjoyed browsing your blog posts. In any case I will be subscribing in your feed and I am hoping you write once more soon!

    Balas
  2. Hortense Teti says:
    10 bulan ago

    I like this blog its a master peace ! Glad I observed this on google .

    Balas
  3. Ping-balik: ซื้อเหล้าออนไลน์
  4. Ping-balik: บาคาร่าเกาหลี
  5. Ping-balik: ข่าววิทยาศาสตร์
  6. Ping-balik: แทงหวย

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Inilah Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat  (info visual)

    Mengenal Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Pasar Pacar Keling Pasca Penggusuran Jl Tambang Boyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROF. Dr. BASOEKI WIRJOWIDJOJO: Cerita tentang Dokter Bedah Saraf Pertama di Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rencana Panjang Bandara Juanda Kejar 15 Juta Penumpang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Batik di Zaman Majapahit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Sel, 9 Des.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist