ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 18, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Sumbangsih Asia Timur dalam Peradaban Orang Jawa dan Tionghoa

by surabayastory
6 September 2024
in Cerita Kita, Headline
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Keberadaan Asia Timur punya peran sangat besar dalam sejarah peradaban orang-orang Jawa dan Tionghoa (surabayastory,com)

Keberadaan Asia Timur punya peran sangat besar dalam sejarah peradaban orang-orang Jawa dan Tionghoa (surabayastory,com)

Surabayastory.com – Ada beberapa fakta dan dugaan tentang zaman pra sejarah Asia Timur. Di mana dijumpai fakta-fakta, maka hal-hal itu diperoleh dari kepustakaan yang amat luas yang dihimpun dengan jalan riset, atau didapat dari kumpulan-kumpulan yang tersimpan di museum-museum; di mana terdapat dugaan, maka sedapat mungkin dugaan-dugaan itu didasari fakta-fakta. Sungguhpun begitu amatlah sulit melakukan usaha untuk membuat ikhtisar dari zaman prasejarah Timur disebabkan oleh luasnya pokok pembicaraan, bukti-bukti yang umumnya tidak lengkap, dan kecepatan yang membingungkan dari penelitian dewasa ini.

Namun usaha-usaha yang demikian telah dilakukan di masa yang silam dan akan diteruskan di kemudian hari sampai tibalah waktunya fakta-fakta yang terhimpun mendesak dugaan yang terakhir. Jadi usaha ini haruslah dipandang sebagai usaha lain ke arah itu. Agar sidang pembaca tidak bertanya-tanya mengapa perlu melakukan dugaan bila menceritakan sejarah yang kita mempunyai bukti baginya, pentinglah untuk menunjukkan sifat bukti itu.

ArtikelTerkait

Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Dalam catatan Walter Ashlin Fairservis dalam bukunya The Origins of Oriental Civilization, waktu dan gejala-gejala penyertanya yakni erosi dan kehancuran telah memperlakukan manusia dan peradabannya dengan bengis sekali. Kebenaran ini terutama tepat sekali buat Asia Timur, sebab bila kita berbicara tentang kebudayaan prasejarah di sana, maka umumnya yang benar-benar kita maksudkan adalah segenggam barang-barang tembikar yang sudah pecah, batu-batu yang sudah rapuh dan bagian-bagian tulang yang ditemukan oleh ahli-ahli purbakala dan yang dianggap mewakili suatu bangsa dan prestasinya.

Adalah suatu kehormatan yang amat besar buat ilmu purbakala sebagai ilmu pengetahuan, bahwa berdasarkan bukti-bukti yang demikian sedikitnya dapat direkonstruksi sejarah kebudayaan manusia, bukan sebagai tinjauan ilmiah melainkan sebagian besar sebagai tafsiran yang sah dari petunjuk-petunjuk yang tak seberapa ini. Di sana-sini dalam risalah ini saja menceritakan dalam garis-garis besarnya sebagai akibatnya di kalangan para sarjana yang mencurahkan hidup mereka untuk merekonstruksi zaman yang silam. Berlangsungnya perbincangan-perbincangan pendapat ini merupakan sebagian dari daya pesona subyek ini, sebab perjuangan menuju kebenaran merupakan perjuangan yang tak kunjung padam.

 

Kebudayaan Asia Timur

Di dalam pra-sejarah perkembangan kebudayaan-kebudayaan berhubungan erat dengan alat-alat dan cara-cara menghasilkan bahan pangan. Sebab sebagian besar dari kisah kita, perkembangan kebudayaan Asia Timur tergantung dari tersebarnya pertanian- suatu motode untuk menghasilkan bahan makanan yang agaknya mula-mula dikembangkan di Timur Dekat tujuh atau delapan ribu tahun sebelum Masehi. Tatkala pertanian bergerak arah ke timur, ia menggantikan kebudayaan-kebudayaan perbaruan, peninggalan-peninggalan dari zaman batu. Petani-petani yang pertama adalah petani gandum-ganduman, dan oleh sebab itu batas-batas dari daerah mereka ditandai dengan tegas sekali oleh daerah-daerah iklim. Di utara daerah-daerah rimba yang dingin dan tundra tidak memungkinkan pertanian, di selatan daerah-daerah tropika yang panas dan lembab dan daerah-daerah semi tropika dari Tiongkok Selatan, India, Asia Tenggara dan Indonesia sama pula tidak memungkinkan penanaman gandum, jelai, atau jawawut.

Tapi agaknya barangkali diawal jangka dua ribu tahun yang kedua sebelum Masehi penanaman padi sudah dikembangkan di Tiongkok. Ini merupakan langkah yang besar, sebab hal itu membuka daerah-daerah yang luas di bagian selatan buat petani-petani yang menuruti sesuatu cara bercocok tanam dan memungkinkan perkembangan penduduk dan kebudayaan hingga taraf yang mengagumkan. Penanaman padi tersebar mulai dari Jepang sampai ke sungai Gangga, di mana ia bercampur aduk dengan penanaman gandum dari selatan dan barat. Di zaman Nabi Isa daerah-daerah perburuan dari selatan sudah menjadi sawah-sawah yang memberi makan kepada berjuta-juta penduduk Asia sampai hari ini. Perubahan-perubahan ini adalah mendalam sekali.

Perkembangan kebudayaan-kebudayaan yang tergantung dari penghasilan bahan makanan tidaklah serba sama. Beberapa daerah lebih maju dari daerah-daerah lainnya. Di mana-mana masyarakat-masyarakat pertanian mengembangkan sifat-sifat khas istimewa yang membedakannya dari satu sama lain. Kisah berkembangnya kebudayaan-kebudayaan ini merupakan bagian dari kisah yang tercantum pada halaman-halaman yang berikut.

Asia Timur banyak berjasa kepada umat manusia ditinjau dari teknologi, agama, etika dan kesenian. Asia Timur telah merupakan dan akan tetap merupakan daerah yang penting artinya dari dunia beradab. Dalam mempelajari daerah itu kita masih saja berada diambang pintu pengertian. Ilmu purbakala umpamanya, masih belum lagi dewasa.

Banyak gagasan-gagasan dari masa yang silam tidak dapat disangkal lagi akan berubah setelah penyelidikan jalannya diteliti. Kita sudah sangat mendekati banyak hal. Di sanalah letaknya perangsang dan rahasianya. –sa

Bagikan tulisan ini:
Tags: Asia TimurJawa-Tionghoaorang Jawaorang Tionghoasejarah peradaban
Previous Post

Kisah Galileo dan Penemuan Pendulum Waktu

Next Post

Sekilas tentang Novel The Pearl karya John Steinbeck

Artikel Terkait

Universalisme dongeng juga bisa dilihat dari satu kisah yang punya kemiripan di berbagai penjuru dunia. (Surabayastory.com)
Fiksi & Puisi

Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

1 tahun ago
Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Next Post
Novel The Pearl mula-mula dimuat pada majalah Woman’s Home Companion tahun 1945 dengan judul The Pearl of the World. (surabayastory.com)

Sekilas tentang Novel The Pearl karya John Steinbeck

Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

Comments 6

  1. Kaila Juliana says:
    1 tahun ago

    You can definitely see your skills in the work you write. The world hopes for more passionate writers like you who aren’t afraid to say how they believe. Always follow your heart.

    Balas
  2. Hank1805 says:
    10 bulan ago

    http://atora.ru/blogs/interesnye-statyi/foo-fighters-energiya-roka-i-dukh-nezavisimosti1.php

    Balas
  3. RomeoDub says:
    7 bulan ago

    https://uztm-ural.ru/

    Balas
  4. وی ایزوله ایوژن says:
    5 bulan ago

    وی ایزوله ایوژن،
    یک پروتئین
    وی ایزوله با خلوص فوق‌العاده بالاست که توسط شرکت معتبر Evogen Nutrition تولید می‌شود.

    Balas
  5. mitolyn reviews says:
    4 minggu ago

    **mitolyn reviews**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

    Balas
  6. backbiome says:
    3 minggu ago

    **backbiome**

    Mitolyn is a carefully developed, plant-based formula created to help support metabolic efficiency and encourage healthy, lasting weight management.

    Balas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Universalisme dongeng juga bisa dilihat dari satu kisah yang punya kemiripan di berbagai penjuru dunia. (Surabayastory.com)

    Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menunggu Wajah Baru Joyoboyo Jadi Terminal Modern Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sepeda Onthel Hima di Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tempat Parkir Khusus Sepeda di Surabaya Belum Berguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Sastra Penting untuk Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Rab, 18 Feb.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist