ADVERTISEMENT
Minggu, Desember 7, 2025
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Salam Hening Menyambut Kehidupan

by surabayastory
22 November 2018
in Cerita Kita
Reading Time: 2 mins read
0
A A

Life begins at 40? Life begins everyday!

Surabayastory.com – Menapaki bumi yang tak serba indah dan mudah ini, mengkondisikan kita bertegur sapa senantiasa dengan tantangan, ancaman dan godaan yang berkunjung silih berganti sepanjang hari. Setiap hembusan angin seakan menghantarkan kecemasan, kekhawatiran, bahkan ketakutan yang kerap mengetuk pintu kalbu kita. Perubahan tidak selalu mengarah seperti yang kita harapkan. Hal-hal yang terjadi seakan siap menerkam eksistensi kita.

ArtikelTerkait

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Mencari dan Memahami Makna Waktu

Tetapi seharusnya ada jalan untuk mengatasinya. Harus ada strategi logis untuk menghadapinya. Di mana hidup berbahagia atau setidaknya meminimalisir kedukaan bukanlah mimpi-mimpi kosong atau janji-janji imajinatif yang menjulang ke langit. Memang ada yang belum mampu menuntaskan persoalan yang terbawa dari hari kemarin. Ada pula yang hidup dengan cabikan luka masa lalu. Namun tak sedikit yang telah mampu memutuskan kenangan pahit dan menggelar hidup baru penuh rancangan akan masa depan yang berjejal harapan.

Maka sebenarnya hidup dapat dipahami bermula kapan saja. Hari baru adalah penawaran baru untuk berseru: “Life begins everyday”.

Kapankah kehidupan itu bermula? Ternyata sebagai makhluk berakal cerdas, kita sering memaknai kehidupan ini secara filosofis. Maka jawaban atas pertanyaan ini menjadi beragam. Ada yang menyatakan: “Saat kita dilahirkan”, karena melihat kenyataan akan kehadiran seorang generasi baru di muka Bumi.  Sementara mereka yang berpijak pada material-sains akan mengatakan bahwa kehidupan itu bermula sejak di dalam kandungan.

Yang lain berseru: ”Life begins at 40!”, karena berasumsi bahwa seseorang mulai matang secara psikologis dan seharusnya mulai mapan secara finansial adalah pada saat memasuki usia 40 tahun. Sementara yang lain melihat pernikahan sebagai wahana “menempuh hidup baru”. Para remaja (biasanya remaja putri) akan merayakan ulang tahunnya yang ke-17 secara spesial dan memaknainya sebagai sweet seventeen, karena biasanya “tradisi” telah memperbolehkan dirinya untuk memiliki kekasih.

Orang yang terbebas dari hutang menumpuk pun bisa mengalami kelegaan luar biasa dan merasa siap menata hidup barunya dengan lebih terencana. Dan bagi sebagian orang, kehadiran anak-anak dalam keluarganya serta melihat mereka tumbuh dewasa, dapat dirasakan sebagai “kelahiran kembali” atau “kesempatan kedua” guna memenuhi harapan yang dahulu belum tercapai.

Menjadi kaya secara mendadak, entah karena memperoleh warisan ataupun “rezeki nomplok”, juga dapat membuat seseorang merasa memulai hidup baru. Bahkan seperti halnya Rene Descartes, banyak pula orang yang menghayati bahwa dengan “Aku berpikir, maka aku ada”. Bagi mereka itulah wujud dimulainya kembali kehidupan yang tentu saja terjadi berulang kali setiap kali mereka sadar tengah berpikir. Karena begitu mereka berpikir, maka seketika mereka menyadari akan eksistensi diri. Walau bagi orang lain terasa sangat subyektif, namun bagi mereka: “Kesadaran itulah keberadaan”. Dan masih banyak lagi hal-hal yang dapat disebut sebagai awal kehidupan, termasuk bertobat dari segala perbuatan yang dirasakan telah melanggar hukum Tuhan.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “kehidupan dapat dimulai kapan saja”. Lebih tegas lagi:  “Kehidupan yang kita inginkan dapat dimulai kapan saja kita mau!” Kesempatan memulai kehidupan baru datang setiap hari, setiap saat.

Kitalah yang menentukan. Kita yang memaknai kesempatan yang datang setiap hari sebagai awal kehidupan. Kita yang memutuskan kapankah kita bersedia memulai kehidupan baru yang lebih baik, lebih terencana, lebih cerah dan lebih berbahagia. Oleh karenanya kita dapat dengan gembira berseru : Life begins everyday! — hs

Bagikan tulisan ini:
Tags: Kehidupanmenyambut kehidupanrefleksi hiduprenungan hidup
Previous Post

Waspada Tren Kebakaran di Surabaya

Next Post

Wajah Baru Kawasan Gelora 10 November Tambaksari Surabaya

Artikel Terkait

Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)
Cerita Kita

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

1 tahun ago
Next Post
Stadion Gelora 10 Novemver Tambaksari Surabaya tampak depan semakin gagah dan elegan. (sa)

Wajah Baru Kawasan Gelora 10 November Tambaksari Surabaya

Khasiatnya dan Manfaat di Balik Secangkir Teh

Jalan Simpang Dukuh akan segera selebar ini sejak dari jembatan Genteng hingga ujung jalan Gubernur Suryo(sa)

Jalur Lebar Jalan Simpang Dukuh Surabaya

BERITA POPULER

  • Inilah Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat  (info visual)

    Mengenal Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Pasar Pacar Keling Pasca Penggusuran Jl Tambang Boyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Story Panjang tentang Jejak Panti Asuhan Boeboetan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROF. Dr. BASOEKI WIRJOWIDJOJO: Cerita tentang Dokter Bedah Saraf Pertama di Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mencari dan Memahami Makna Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Ming, 7 Des.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist