ADVERTISEMENT
Minggu, Desember 7, 2025
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Belajar Antisipasi dan Penanganan Gempa dari Jepang

by surabayastory
5 Oktober 2018
in Cerita Kita
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Belajar Antisipasi dan Penanganan Gempa dari Jepang

Belajar Antisipasi dan Penanganan Gempa dari Jepang

Jepang adalah sebuah wilayah di mana bencana gempa bumi dan tsunami sering terjadi. Jepang hidup berdampingan dengan bencana, dan kita perlu belajar tentang antisipasi dan penangan gempa dari Jepang.

 

Di Jepang persiapan dan penanggulangan bencana sudah diajarkan sejak dini. (jp.folia)

 

ArtikelTerkait

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Mencari dan Memahami Makna Waktu

Surabayastory.com – Jepang selalu belajar dan terus meningkatkan kemampuan beradaptasi dengan bencana alam. Kepulauan Jepang terletak di daerah di mana beberapa lempeng benua dan samudera bertemu. Ini yang membuat kenapa gempa bumi sering terjadi. Gempa bumi ini juga bisa memicu bencana berikutnya; gelombang pasang (tsunami). Selain itu, banyaknya gunung berapi dan sumber air panas di seluruh Jepang juga menjadikan Jepang sebagai salah satu negara yang dekat dengan risiko bencana.

Di Jepang, hampir setiap minggu, ada gempa kecil. Sebagian besar dari mereka nyaris tidak menyadarinya. Juga tidak ada kepanikan. Mereka sudah terbiasa dengan dengan getaran-getaran seperti itu sejak zaman dahulu. Jepang adalah kepulauan yang terbentuk dari aktivitas gunung berapi dan terletak di Cincin Api Pasifik. Itulah mengapa orang Jepang biasa merasakan tremor (getaran).

Warga Jepang memang sudah lama hidup berdampingan dengan alam, termasuk bencana. Mereka membentuk harmoni. Bencana sudah dianggap menjadi bagian dari alam, dan bagian dari kehidupan mereka. Tidak bisa dihindari dan tak bisa ditolak, yang ada adalah bagaimana mempersiapkan diri untuk menghadapinya dan bagaimana untuk memperkecil risikonya.

 

Peta rencana rute dan area evakuasi tsunami di Jepang. (jp.folia)

 

Dari pengalaman Jepang yang panjang, ada beberapa hal yang patut kita pelajari di sini.

 

Gempa Bumi Bersejarah

Dari catatan Japan Guide, banyak bagian dari negara telah mengalami gempa bumi dan gelombang pasang yang dahsyat di masa lalu. Gempa besar Kanto, yang terburuk sepanjang sejarah Jepang, menghantam dataran Kanto di sekitar Tokyo pada tahun 1923 dan mengakibatkan kematian lebih dari 100.000 orang.

Kemudian pada Januari 1995, sebuah gempa bumi yang kuat menghantam kota Kobe dan sekitarnya. Dikenal sebagai Gempa Bumi Hyogo Selatan atau Gempa Bumi Besar Hanshin, menewaskan 6.000 dan melukai 415.000 orang. Sekitar 100.000 rumah hancur total dan 185.000 rusak berat.

Pada 11 Maret 2011, gempa terkuat yang pernah tercatat di Jepang memicu tsunami besar di sepanjang Pantai Pasifik Jepang timur laut. Dikenal sebagai Gempa Besar Jepang Timur, gempa bumi dan khususnya tsunami berikutnya menewaskan hampir 20.000 orang dan menyebabkan kecelakaan nuklir di sebuah pembangkit listrik di Prefektur Fukushima.

 

Skala Shindo

Di Jepang, Skala Shindo lebih umum digunakan untuk mengukur gempa bumi daripada skala Richter untuk mengukur kekuatan gempa. Shindo mengacu pada intensitas gempa bumi di lokasi tertentu, yaitu apa yang orang-orang rasakan di lokasi tertentu, sedangkan skala Richter mengukur besarnya gempa bumi, yaitu energi yang dilepaskan di pusat gempa.

Skala Shindo berkisar dari shindo satu, sedikit gempa hanya dirasakan oleh orang-orang yang tidak bergerak, ke shindo tujuh, gempa bumi yang parah. Shindo 2-4 masih gempa bumi kecil yang tidak menyebabkan kerusakan, sementara objek mulai jatuh di shindo lima, dan kerusakan yang lebih berat terjadi di shindo enam dan tujuh.

 

Kesiapsiagaan

Setiap rumah tangga harus menyimpan survival kit yang dilengkapi dengan lampu senter, radio, kotak pertolongan pertama dan makanan serta air yang cukup untuk beberapa hari. Menghindari menempatkan benda berat di tempat-tempat di mana mereka dapat jatuh dengan mudah ketika terjadi gempa bumi dan menyebabkan cedera atau bisa menutup jalan keluar. Setiap rumah memiliki alat pemadam api. Membiasakan diri dengan tanggap denngan area evakuasi yang ditentukan di setiap lingkungan.

 

Di setiap wilayah kerja, antisipasi untuk menghindarkan bahaya dari gempa diajarkan dengan berbagai cara. (japan guide)

 

Selama dan Setelah Gempa Bumi

Di sekolah-sekolah di Jepang, pelajaran tentang menghadapi gempa diajarkan dan dilatih. (japan guide)

 

Selama terjadi gempa bumi, bahaya terbesar adalah benda-benda yang jatuh, menggulingkan perabotan dan kepanikan. Untuk itu cobalah untuk melindungi diri di bawah meja atau melindungi diri dengan material yang kuat. Jangan lari ke luar, dan cobalah untuk tetap setenang mungkin. Jika berada di jalanan, cobalah mencari perlindungan. Menjauh dari kaca dan benda-benda lain yang mungkin jatuh dari bangunan di sekitarnya dan bisa menimpa.

Sementara itu, ketika gempa kuat terjadi, matikan oven, kompor, dan katup gas utama. Kemudian dengarkan radio, televisi, atau cari informasi tentang gempa yang terjadi. Bisa tentang areanya, peringatan-peringatan bahaya, atau juga tentang rencana evakuasi. Ketika berada di daerah pesisir, waspadai kemungkinan gelombang pasang (tsunami) sementara di daerah pegunungan waspadai kemungkinan longsor.

Jepang memberi banyak inspirasi dalam mengantisipasi dan menangani gempa bumi. Indonesia yang rentan akan bencana semacam ini sudah saatnya mulai serius untuk mempersiapkannya. –sa 📌

 

Bagikan tulisan ini:
Tags: Antisipasi gempaGempa JepangPenanganan gempaPenanganan Tsunami
Previous Post

Membaca Potensi Gempa di Surabaya

Next Post

Gempa-gempa Terdahsyat di Dunia

Artikel Terkait

Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)
Cerita Kita

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

1 tahun ago
Next Post
Gempa gempa Terdahsyat di Dunia

Gempa-gempa Terdahsyat di Dunia

Soekarno di Mata Pram

Soekarno di Mata Pram

Jalan Perlahan Suhu Udara Surabaya Jadi Lebih Nyaman

Jalan Perlahan, Suhu Udara Surabaya Jadi Lebih Nyaman

Comments 5

  1. Ping-balik: slot99
  2. Ping-balik: อ่านมันฮวา
  3. Ping-balik: สล็อตเกาหลี
  4. Ping-balik: ขายส่งเนยถั่ว
  5. Ping-balik: เน็ต บ้าน ais

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Inilah Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat  (info visual)

    Mengenal Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nasib Pasar Pacar Keling Pasca Penggusuran Jl Tambang Boyo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Story Panjang tentang Jejak Panti Asuhan Boeboetan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PROF. Dr. BASOEKI WIRJOWIDJOJO: Cerita tentang Dokter Bedah Saraf Pertama di Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mencari dan Memahami Makna Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Ming, 7 Des.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist