ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 18, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Setelah Ditutup 10 Hari, Jalan Prof Dr Moestopo Kembali Lancar

by surabayastory
10 Desember 2018
in Sketsa Kota
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Pagi ini kendaraan dari dua ruas Jl Prof Dr Moestopo sangat padat meski jalan sudah kembali normal pasca penutupan. (sa)

Pagi ini kendaraan dari dua ruas Jl Prof Dr Moestopo sangat padat meski jalan sudah kembali normal pasca penutupan. (sa)

Tepat setelah 10 hari ditutup, Jl Prof Dr Moestopo dibuka kembali.
Dua ruas jalan yang padat kendaraan kembali lancar.

 

Pagi ini kendaraan dari dua ruas Jl Prof Dr Moestopo sangat padat meski jalan sudah kembali normal pasca penutupan. (sa)

 

ArtikelTerkait

19 – 24 Agustus 2024, Gebyar UMKM dan Live Music di Surabaya Expo Center

Hari ini Surabaya Cerah Berawan. Potensi Hujan Ringan

“Awasi Boyo” Pengawas dan Teman Baru Koperasi Surabaya

Surabayastory.com – Setelah bersabar sekitar 10 hari, para pengguna Jl Prof Dr Moestopo sudah bisa tersenyum pagi ini. Jalanan kembali lancar setelah dibuka. Meskipun dari tingkat kepadatan lalu lintas sangat tinggi pagi ini (10/12), namun kedua ruas jalan berjalan lancar. Dari pantauan Surabayastory.com, proyek peningkatan dimensi box culvert yang melintang di kedua sisi Jl Prof Dr Moestopo berjalan sangat baik dan sesuai dengan tenggat waktu yang diinformasikan kepada publik. Hari Minggu kemarin (19/12) sebenarnya jalanan ini sudah diujicoba setelah sehari sebelumnya pembuatan lantai kerja dengan cor beton dan pengaspalan selesai.

Dalam kurun waktu seminggu sebelumnya, penutupan dua ruas jalan itu memang sangat mengganggu lalu lintas barang dan orang yang perlu melintasi area tersebut. Memang tak bisa dipungkiri, penutupan ini berakibat kemacetan parah di jalan Karangmenjangan, Jl Dharmawangsa, dan Jl Airlangga. Kemacetan ini mengekor panjang karena jalur ini merupakan jalur vital sebagai penghubung dari Surabaya Timur ke pusat kota Surabaya.

Beberapa rekayasa arus lalu lintas sudah dilakukan. Namun terntu saja terjadi penumpukan kendaraan di jalan yang sempit seperti di Jl Dharmawangsa, Jl Karangmenjangan, dan Jl Airlangga. Jajaran barrier penutup jalan digunakan untuk menutup jalan sekaligus jalur pengarah lalu lintas. Proses buka-tutup di dua ruas yang tak biasa juga membuat pengguna jalan bingung karena tak ada pemberitahuan sebelumnya.

 

Barrier yang dipakai untuk penutup jalan dan pengarah alur lalu lintas. (sa)

 

Penutupan yang terjadi dua sesi. Pertama di sisi selatan depan pintu masuk RS dr Soetomo. Setelah berjalan sekitar empat hari, sisi selatan selesai. Box culvert melintang sepanjang 14 meter itu sudah kembali diaspal rata dan bisa dilewati.

Dan yang kedua di sisi utara, depan Kampus A Universitas Airlangga Surabaya (depan gedung Fakultas Kedokteran), yang sekarang proyek masih terjadi. Sisi utara ini menyambung dari proyek box culvert sisi utara sebelumnya. Saluran air ini langsung menyambung menuju pompa air pengendali banjir di Jl Tambang Boyo dan berakhir di sungai di sisi barat fakultas kedokteran gigi Universitas Airlangga. Rumah pompa Tambang Boyo yang telah ditingkatkan kemampuannya. Dengan empat pompa terpasang membuat penyerapan air yang tergenag di daerah cekung tersebut.

Genangan yang sering terjadi di daerah Dharmawangsa dan Prof Dr Moestopo membuat Pemerintah Kota Surabaya berusaha keras untuk mencari solusi.

 

Proses pelaksanaan pemasangan box colvert sisi utara Jl Prof Dr Moestopo. (sa)

 

Di sisi utara ini pemasangan box culvert sudah selesai dengan rata, kemudian dipasang tulangan, dan dicor dengan betook berkekuatan K-350. Dengan tambahan aditif beton ini bisa kuat dalam satu hari, sehingga besok bisa dilakukan penutupan permukaan jalan dengan aspal. Jika ini berjalan lancar, direncanakan dua hari ke depan Jl Prof Dr Moestopo sudah bisa dilalui di dua ruas dan lalu lintas kembali normal seperti sedia kala. Penutupan yang terjadi sejak Kamis (29/11), dijadwalkan Senin (10/12) sudah bisa diakhiri.

 

Lalu lintas dari Jl Tambang Boyo yang akan ke Jl Prof Dr Moestopo ketika m,asih ditutup (8/12). Di seberang tampak rumah pompa Tambang Boyo yang akan menyedot air di sekitar wilayah tersebut untuk pengendalian banjir. (sa)

 

Sebenarnya, dari informasi Surabayastory,com pelaksanaan proyek ini bisa lebih cepat dari 10 hari yang dijadwalkan. Adanya pipa PDAM yang ada di sekitar area yang akan dipasang gorong-gorong itu membuat penggalian dilakukan dengan sangat hati-hati. Tidak sepenuhnya bisa menggunakan eksavator, tetapi sebagian juga harus dilakukan dengan manual karena mempunyai ruang gali yang kecil. Selain itu, pengerjaan yang dilakukan di musim hujan, membuat pekerjaan ini menemui hambatan. Ketika hujan, bidang galian bisa tergenang air dan menyulitkan pekerjaan selanjutnya, termasuk pengecoran.

Penutupan jalan ini terpaksa dilakukan karena ada pekerjaan pelebaran saluran air yang melintang sepanjang lebar jalan. Saluran ini bagian dari pengendalian banjir di sekitar kawasan Dharmawangsa dan Airlangga. Saluran yang sebelumnya hanya selebar 80 cm diperlebar hingga 2 meter dengan kedalaman 3 meter. ini Dengan pemasangan saluran box culvert yang lebih basar diharapkan daya tampung air yang terserap semakin besar dan genangan dapat diserap lebih cepat.

Dengan dibukanya Jl Prof Dr Moestopo di kedua sisi serta pembesaran dimensi box culvert dan peningkatan kapasitas pompa di Tambang Boyo, diharapkan genangan serta banjir yang lama kering di daerah cekungan ini bisa segera tuntas ketika hujan lebat dating. –sa

 

 

Bagikan tulisan ini:
Tags: Jalan Moestopo ditutupJalan Moestopo sudah dibuka lagiJalan Prof Dr Moestopo SurabayaKemacetan Jalan Moestopo
Previous Post

Menikmati Sarapan Bubur Madura di Surabaya

Next Post

Bahaya Kurungan dan Payung Hias di Surabaya Ketika Musim Hujan

Artikel Terkait

Surabaya Expo Center akan menjadi destinasi wisata baru kota Surabaya sekaligus memberi ruang untuk UMKM serta lahan konser yang terbuka. (bangga surabaya)
Headline

19 – 24 Agustus 2024, Gebyar UMKM dan Live Music di Surabaya Expo Center

1 tahun ago
Cuaca dan suhu udara kota Surabaya hari ini cerah, berawan, dan berpotensi hujan di beberapa tempat. (BMKG)
Sketsa Kota

Hari ini Surabaya Cerah Berawan. Potensi Hujan Ringan

2 tahun ago
Prosesi peluncuran aplikasi "Awasi Boyo" di Balai Kota Surabaya. (kominfo pemprov)
Sketsa Kota

“Awasi Boyo” Pengawas dan Teman Baru Koperasi Surabaya

2 tahun ago
Fantasi menjadi kajian psikoanalisis penting meski oleh Sigmund Freud ditemukan dengan cara yang tak sadar. (rafy-a.com)
Headline

Kajian Psikoanalisis tentang Fantasi dan Fungsinya

4 tahun ago
Jalaluddin Rumi mengekspresikannya tulisannya dalam bahasa cinta yang syarat makna. Sajak, puisi, syair, dengan pendekatan cinta dan humanisme. (surabayastory.com)
Headline

Pengantar Singkat Karya dan Perjalanan Spiritual Jalaluddin Rumi

5 tahun ago
Warna merah selalu mencuri perhatian. Psikologi merah sangat kuat. (qz)
Headline

Makna Warna Merah di Bulan Februari

5 tahun ago
Next Post

Bahaya Kurungan dan Payung Hias di Surabaya Ketika Musim Hujan

Tantangan dan Hambatan Toko Online di Indonesia

Pagi ini Surabaya Dingin, Rintik, dan Basah

Comments 55

  1. Ping-balik: สมัครสมาชิกกิฟฟารีนฟรี
  2. Ping-balik: บาคาร่าเกาหลี
  3. Ping-balik: https://legzocasino.kawabanga.kz/rukz
  4. Ping-balik: vkeruene.kz
  5. Ping-balik: OligioX ที่ไหนดี?
Next

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Universalisme dongeng juga bisa dilihat dari satu kisah yang punya kemiripan di berbagai penjuru dunia. (Surabayastory.com)

    Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menunggu Wajah Baru Joyoboyo Jadi Terminal Modern Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sepeda Onthel Hima di Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tempat Parkir Khusus Sepeda di Surabaya Belum Berguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Sastra Penting untuk Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Rab, 18 Feb.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist