16 views 18 mins 0 comments

Story tentang James Bond: Kesan Serial Terpanjang

James Bond adalah legenda layar perak yang terus berjalan hingga saat ini. Ini adalah cerita (story) tentang james Bond yang sangat panjang.

  

 

Surabayastory.com – Banyak serial film yang telah dilahirkan, tapi hanya sedikit yang meninggalkan kesan yang sangat mendalam di kalangan pemirsa di seluruh dunia. Di antara yang sedikit itu tercatat serial film James Bond. Kehadiran film-film Bond telah melahirkan tren film-film bertemakan agen rahasia. Selain itu, pakaian dan aksesoris yang dikenakan oleh Bond maupun gadis-gadisnya menjadi mode yang banyak ditiru kalangan menengah-atas masyarakat dunia. Pendeknya, film-film Bond mampu menciptakan gaya hidup tersendiri.

Serial film James Bond merupakan serangkaian film yang berdasarkan karakter fiksi agen James Bond MI6 (dengan kode “007”) yang muncul pada novel-novel Ian Fleming. Film-film James Bond paling awal didasarkan pada novel dan cerita pendek Ian Fleming. Tapi yang berikutnya, film-film itu didasarkan pada cerita asli.

 

Ian Fleming

 

Pemegang hak lisensi telah berhasil membuat film-film James Bond sebagai serial terpanjang dalam sejarah dibanding serial film lainnya. Produksi mulai dilakukan sejak tahun 1962 sampai tahun 2008 dengan masa vakum selama 6 tahun antara tahun 1989-1995. Selama itu, telah diproduksi 22 film James Bond. Ini berarti rata-rata sekitar 1 film setiap 2 tahun.

Serial Film Bond telah masuk dalam jajaran box office dan menghasilkan pendapatan kotor lebih dari 12 milyar dollar AS (sudah dihitung inflasi). Serial Bond menjadi yang terdepan dalam pengumpulan pendapatan mengalahkan Star War dan Harry Potter. Pendapatan kedua serial film itu tampak melebih film Bond apabila perhitungan inflasi diabaikan.

Albert R. Broccoli dan Harry Saltzman telah bertindak sebagai co-producer film-film EON hingga tahun 1975. Setelah itu Broccoli menjadi satu-satunya produser. Sejak tahun 1995, anak perempuan Broccoli, Barbara dan anak tirinya Michael G. Wilson menjadi co-produser.

Perusahaan keluarga Broccoli, Danjaq,  hingga tahun 1975 telah memegang kepemilikan serial Film James Bond melalui EON. Perusahaan itu memegang kepemilikan bersama dengan United Artists sejak pertengahan tahun 1970. Sejak peluncuran Dr. No (1962) sampai For Your Eyes Only (1981), film Bond didistribusikan sendirian oleh UA. Ketika Metro-Goldwyn-Mayer membeli UA pada tahun 1981, MGM/UA Entertainment Co. mengambilalih pendistribusian film-film itu hingga 1995. MGM menjadi satu-satunya distributor untuk tiga film dari tahun 1997 sampai tahun  2002 sesudah UA berhenti beroperasi sebagai studio terkemuka.

Dari tahun 2006 sampai sekarang, MGM dan Columbia Pictures menjadi co-distributor pemegang waralaba, ketika perusahaan induk Colombia, Sony Pictures Entertainment membeli MGM pada tahun 2005. Perusahaan yang disebut belakangan ini merupakan konsorsium dari Sony, Comcast, TPG Capital, L.P. dan Providence Equity Partners.

Pada 3 Nopember 2010, MGM digugat pailit. Sebanyak 5% dari asset perusahaan diambilalih oleh Spyglass Entertainment. Namun tidak diketahui apakah itu terhasuk hak cipta James Bond.

Di luar 22 film resmi James Bond, ada beberapa film Bond yang tidak resmi seperti Casino Royale (1954). Film Bond ini dirancang sebagai film TV yang menampilkan Bond sebagai seorang Amerika, yang bernama “Jimmy Bond”. Film ini disiarkan secara live, yang memunculkan kelucuan-kelucuan tak terduga seperti Felix Leiter yang kehilangan tongkat dan improvisasi dialog ketika Jimmy tidak dapat melaksanakan tugasnya dengan cepat.

Pada tahun 1967 Casino Royale dalam bentuk komedi diluncurkan. Sir James Bond 007 (diperankan David Niven) yang kembali dari masa pensiunnya menyelidiki kematian mata-mata internasional. Dengan bantuan para Bond palsu (diperankan Woody Allen dan Peter Sellers) ia berjuang melawan Dr. Noah yang misterius dan SMERSH.

Pada saat Roger Moore belum pensiun sebagai pemeran Bond, Sean Connery yang sudah berusia lanjut melakukan comeback lewat film James Bond yang tidak resmi, Never Say Never Again  pada tahun 1983. Dikatakan tidak resmi karena film Bond ini dibuat oleh perusahaan produksi yang berbeda. Film James Bond ini merupakan daur ulang dari Thunderball.

Selama 5 dasawarsa, film-film James Bond telah melahirkan 6 bintang film  yang memerankan tokoh James Bond. Berikut ini adalah para pemeran Bond berikut film-filmnya:

  1. Sean Connery

Sean Connery adalah aktor pertama yang memerankan tokoh James Bond dalam film layar lebar. Meskipun demikian, dia bukanlah orang pertama yang memerankan agen rahasia berkode 007. Karena sebelumnya telah muncul film televisi James Bond Casino Royale pada tahun 1954 yang dibintangi Barry Nelson. Namun film ini dianggap bukan film James Bond yang resmi. Sementara orang yang pertama kali memerankan Bond Inggris adalah Bob “I,ll have a Q, Bob” Holness dalam sandiwara radio Moonraker versi Afrika Selatan.

Connery mungkin menjadi pemeran Bond terbaik. Ketika mereka berpikir tentang Bond mereka sering membayangkan aksen yang berbeda dan kecanggihannya yang kental. Ia berhasil menjalankan karakter Bond secara natural.

 

 

Film-filmnya adalah:

  • Dr No (1962)
  • From Russia With Love (1963)
  • Goldfinger (1964)
  • Thunderball (1965)
  • You Only Live Twice (1967)
  • Diamonds Are Forever (1971)

 

  1. George Lazenby

Lazenby disebut-sebut sebagai aktor Bond yang tidak jelas. Ia hanya muncul dalam satu film, On Her Majesty’s Secret Service. Akan tetapi film ini juga disukai di antara para penggemar Bond yang fanatik dan para penonton biasa. Film ini secara luas dianggap buruk. Alasannya sederhana, kalau film itu bagus, tentu Lazenby akan terlibat dalam film bond yang lebih banyak lagi?

Tapi sebenarnya kejadiannya tidak seperti itu. Masalah yang dihadapi Lazenby terutama ada di luar teknis film. Kenyataan bahwa ia menggantikan Connery membuatnya tidak bisa menghindari hujan kritik. Tapi kritik-kritik itu akhirnya menguap bersama waktu. Saat ini film ini dihormati oleh orang-orang yang telah melihatnya. Lazenby mengatakan bahwa ia tidak kembali membintangi Bond karena ia mendapatkan nasehat dari agennya. Agennya mengatakan bahwa Bond sudah terlalu kuno, tapi ternyata ia salah. Lazenby memecat agennya tak lama kemudian. Filmnya On Her Majesty’s Secret Service  (1969).

 

  1. Roger Moore

Moore cenderung memerankan Bond seperti komedi, tapi ia melakukannya dengan cara yang sangat serius. Seperti yang terjadi pada For Your Eyes Only, penampilan terbaiknya sebagai Bond. Sebagai film, The Spy Who Loved Me masih menjadi film Bond yang paling baik yang dibintangi Moore. Ia mungkin bertahan terlalu lama sehingga A View To A Kill menjadi tidak populer di kalangan fans.

 

 

 

 

 

Film-filmnya:

– Live And Let Die

  • James Bond, dan sering mengudara di stasiun-stasiun radio rock klasik.
  • The Man With The Golden Gun (1974)
  • The Spy Who Loved Me (1977)
  • Moonraker (1979)
  • For Your Eyes Only (1981)
  • Octopussy (1983)
  • A View To A Kill (1985)

 

  1. Timothy Dalton

Banyak fans James Bond yang begitu cepat memuji Timothy Dalton, pemeran baru James Bond. Ia dikenal menggambarkan Bond dengan nada yang lebih angker. Ia sampai saat ini masih dianggap yang paling angker di antara pemeran Bond lainnya. Saat itu penampilan semacam ini memang diperlukan sesudah film-film Moore yang kadang-kadang terlalu bersifat komedian. Pada saat yang sama. Ia juga dipuji karena bernasil menampilkan adegan percintaan yang paling hidup. Produser sebenarnya telah memplot dia berperan sebagai Bond pada Live And Let Die, tapi pada saat itu ia merasa masih terlalu muda.

 

 

 

 

Film-filmnya:

  • The Living Daylights (1987)
  • Licence To Kill (1989)

 

  1. Pierce Brosnan

Brosnan dianggap banyak orang sebagai seseorang yang tepat untuk menjadi Bond saat itu. Ini khususnya bagi orang yang lahir pada tahun 50-an dan GoldenEye menjadi debut Bond-nya yang pertama. Brosnan diharapkan muncul dalam The Living Daylights, tapi staf produksi Remington Steele memutuskan mempercepat produksi EON. Brosnan memang dibutuhkan pihak perusahaan sesudah masa kosong selama 6 tahun akibat persoalan hukum. Ia mendapatkan ranking kedua pada jajak pendapat terhadap para pemeran Bond.

 

 

 

 

 

Film-filmnya:

  • Golden Eye (1995)
  • Tomorrow Never Dies (1997)
  • The World Is Not Enough (1999)
  • Die Another Day (2002)

 

  1. Daniel Craig

Ketika Daniel Craig dikasting sebagai 007, ia mendapatkan banyak serangan dari pers. Ia pirang. Ia pendek. Ia menggunakan jaket pelampung ketika mengendarai speedboat. Sebuah gerakan “Craig Bukan Bond” pun dikibarkan. Namun begitu Casino Royale muncul, orang-orang itu tutup mulut.

Dalam bulan Agustus 2010, Daniel Craig mendapatkan pujian yang luas karena kemampuannya memerankan mata-mata Ian Fleming dengan bagus.

Pengamat film Mark Monahan menyatakan, bagi pengamat bermata tajam, Craig dengan persis berhasil menjadi Bond. Ia selalu menjadi aktor yang karismatik, yang memiliki daya tarik yang kuat terhadap wanita. Bond tidak harus seperti model catwalk, tapi ia harus memiliki daya tarik bagi lawan jenisnya.

Ia telah terlibat dalam thriller yang meliuk-liuk bagai ular Layer Cake(2004) dan sebagai pembunuh bayaran dalam  Munich (2005) karya Spielberg. Yang menggembirakan, ia membuktikan kemampuannya baik dalam Casino Royale maupun Quantum of Solace.

Mark menilai Criag menjadi aktor pertama sejak Sean Connery yang membawa karisma dan kekuatan seorang pria, setelah yang lain lebih cenderung tampak sebagai pembunuh daripada mata-mata.

Sebagai Bond, Craig sangat dekat dengan buku 007 Ian Fleming dan dengan mudah melaksanakan adegan dengan tepat. Ia benar-benar kelihatan seperti seorang yang melumatkan para penjahat daripada meneguk martini.

Film-filmnya:

  • Casino Royale (2006)
  • Quantum of Solace (2008)

 

Karakteristik Umum Film Bond

  • Instruksi Q

Sesudah mendapatkan penugasan, Bond sering dikirim ke Markas Cabang Q untuk mendapatkan instruksi teknis. Di sini Bond juga menerima peralatan khusus yang digunakan selama menjalankan misi.

Awalnya dalam novel, gadget dianggap relatif tidak penting. Ini terlihat pada film Bond pertama, Dr. No. Akan tetapi gadget mendapat tempat yang lebih tinggi dalam film versi From Russia with Love. Contohnya adalah, tas jinjing yang bisa digunakan untuk mempedayai lawan, digunakan dalam novel yang menjadi sumber film tersebut.. Penggunaan gadget ini berlanjut, kecuali pada On Her Majesty’s Secret Service dan For Your Eyes Only. Di sini Bond mendapatkan beberapa gadget yang lain.

Dalam film Dr. No, kepala Kantor Cabang adalah, Major Boothroyd (belum dipanggil Q). ia memberikan instruksi Bond tentang senjata api yang baru, Walther PPK. Dimulai dengan From Russia with Love instruksi melibatkan berbagai gadget dan tehnologi. Boothroyd mulai dipanggil sebagai Q dalam film Goldfinger. Sejak itu setiap film Bond hingga Die Another Day berisi instruksi teknis tentang beberapa jenis gadget, kecuali pada film Live and Let Die. Di sini Q tidak muncul dan Bond sendiri menggambarkan perlengkapan misinya kepada M dan Moneypenny. Pada On Her Majesty’s Secret Service, Q tidak memberikan instruksi pada 007 tapi menunjukan pada M.

Q kadang-kadang ditampilkan bergabung dengan Bond di tempat ia bertugas. Biasanya ia membawa paket peralatan perbengkelan yang bisa dibawa kemana-mana beserta stafnya. Peralatan ini ditempatkan pada lokasi yang tidak biasa, seperti makam Mesir Kuno dalam The Spy Who Loved Me. Dalam film Moonraker, peralatan ditempatkan di sebuah biara di Amerika Latin.

Dalam film Octopussy dan Licence to Kill, Q mengambil peranan aktif dalam misi Bond. Dalam Casino Royale pada tahun 2006 dan film lanjutannya, Quantum of Solace, karakter Q dan Moneypenny, dihilangkan. Walaupun Bond masih menerima gadget tapi tidak ada instruksi teknis yang ditunjukan pada layar.

Sejumlah gurauan di laboratorium di tampilkan. Dalam film Goldfinger Q terus-menerus menunjukan rasa jengkelnya terhadap perlengkapannya yang sering hilang, rusak atau dihancurkan oleh Bond selama menjalankan misi. Yang lainnya adalah betapa mudahnya Bond memusatkan perhatian ketika G menjelaskan secara rinci penggunaan peralatan. Padahal Bond butuh konsentrasi yang tinggi. Guyonan lainnya adalah reaksi geli Bond terhadap peralatan yang ditunjukan. Dalam hal ini Q dengan dongkol menjawab, “Saya tidak pernah bergurau dalam menjalankan tugas”. Meskipun demikian di lapangan Bond selalu ingat detil dan mengambil keuntungan penuh dari gadget yang dibawanya.

Desmond Llewelyn memerankan Q dalam setiap film sebelum Craig kecuali untuk Dr. No . Sebetulnya Q muncul pertama kali dalam film ini tapi saat itu diperankan oleh Peter Burton. Desmond absen dalam  Live and Let Die karena Q tidak dihadirkan. Dalam Die Another Day peran Desmond sebagai Q digantikan karena ia meninggal. Llewelyn adalah satu-satunya aktor yang mendampingi 5 aktor yang memerankan James Bond. Sesudah tampil sebagai asisten Q,  R dalam The World Is Not Enough, John Cleese ditunjuk sebagai Q dalam Die Another Day.

 

  • Kendaraan Bond

Di seluruh serial, Q membekali Bond dengan berbagai mobil yang canggih. Yang paling terkenal adalah Aston Martin DB5, yang muncul dalam Goldfinger, Thunderball, GoldenEye, Tomorrow Never Dies, dan Casino Royale. Tim produksi menggunakan sejumlah DB5 untuk kepentingan film dan publisitas. Salah satu di antaranya terjual pada Januari 2006 dalam suatu lelang di Arizona dengan harga $2,090,000 kepada seorang kolektor Eropa yang tak disebutkan namanya. Mobil itu awalnya terjual seharga £5,000 pada tahun 1970.

Bond juga menunjukan seleranya terhadap pesawat terbang: sebuah gyrocopter di You Only Live Twice, sebuah Skywagon Cessna 185 dalam Licence to Kill, dan Jet Acrostar dalam Octopussy. Kendaraan laut termasuk yang dapat menyelam Lotus Esprit dalam The Spy Who Loved Me dan yang menyerupai gunung es yang mengapung di laut (A View to a Kill). Ada juga  kendaraan mirip reptil (Octopussy).

Salah satu dari Lotus terjual pada Desember 2008 seharga £111,500. Dua Aston Martin DB5 diproduksi dan dikendarai Connery dalam film-filmnya (sepasang mobil lainnya juga diproduksi hanya untuk kepentingan publisitas). Salah satu dari DB5 yang asli dicuri dari pemiliknya di Florida pada tahun 1997, dan masih belum ditemukan. Yang kedua dari pasangan ini, ‘FMP 7B’ (terdaftar sebagai BMT 216A dalam film) dijual lewat lelang RM pada 27 October 2010 seharga £2.6 million.

Beberapa kendaraan ada dalam ruang display James Bond Experience di the National Motor Musuem, Beaulieu. Di dalamnya termasuk kapal selam Lotus, mobil dari The Spy Who Loved Me, Jaguar XKR Roadster dari Die Another Day, Ford Cougar awal dari On Her Majesty’s Secret Service, Ford Mondeo yang digunakan dalam Casino Royale, jetski yang digunakan dalam The Spy Who Loved Me, AMC Hornet yang digunakan dalam The Man with The Golden Gun dan skidoo yang dipakai dalam film Die Another Day.

 

  • Gadis-gadis Bond

Dalam setiap film Bond selalu terdapat adegan percintaan antara James Bond dengan wanita-wanita Bond. Para wanita ini mungkin merupakan korban yang diselamatkan Bond, atau agen sekutu, para penjahat,  kaki tangan penjahat, atau bos penjahat. Banyak di antara wanita Bond menjadi teman dalam bertugas. Mereka ini bisa menjadi teman sejak awal tapi ada juga musuh yang membelot karena terpesona daya tarik Bond. Tapi wanita Bond seperti Honey Ryder menjadi satu-satunya yang berperan pasif dalam misi.

Dua gadis Bond Fleming – Gala Brand dan Vivienne Michel – hanya muncul dalam novel. Peran mereka digantikan oleh  karakter-karakter gadis Bond yang berbeda dalam film yang berdiri sendiri. Perubahan yang sama juga terjadi pada sebagian besar atau bahkan seluruh jalan cerita buku asli.

Selain berkencan dengan gadis-gadis kala sedang bertugas di lapangan, James Bond juga sering main mata dengan Moneypenny, Sekretaris M. Tak jarang di antara keduanya terlontar joke-joke yang menunjukan ketertarikan seksual di antara mereka.

 

James Bond adalah kisah panjang yang sulit untuk diakhiri. Di sana banyak pesona dan karakteristik yang sulit disaingi cerita atau film-film yang lain. –drs, dari berbagai sumber

Avatar photo
/ Published posts: 787

Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.