ADVERTISEMENT
Selasa, September 8, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Pidato Lengkap Bung Tomo yang Membakar Semangat Arek Suroboyo

by surabayastory
2 November 2018
in Jejak
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Bung Tomo selalu menghadirkan suara dan semangat yang menggelegar di setiap pidatonya. (ist)

Bung Tomo selalu menghadirkan suara dan semangat yang menggelegar di setiap pidatonya. (ist)

Inilah pidato lengkap Bung Tomo yang menggelorakan semangat arek-arek Suroboyo. Retorika pidato yang sulit untuk diulang.

 

Bung Tomo selalu menghadirkan suara dan semangat yang menggelegar di setiap pidatonya. (ist)

 

ArtikelTerkait

Cerita tentang Berdirinya Dewan Kesenian Surabaya Tahun 1971

Jejak Penerbangan Pertama di Surabaya

Cerita Charlie Chaplin Singgah di Surabaya dan Hindia Belanda

Surabayastory.com – Setiap 10 November, ketika bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan, nama Bung Tomo selalu muncul ke permukaan. Bung Tomo (nama lengkapnya Sutomo) memang seorang penggerak dan yang menggelorakan semangat arek-arek Suroboyo lewat kata-katanya. Lantang suaranya, semangatnya menggebu-gebu penuh dengan emosi dalam siaran-siaran radionya. Dalam lingkungan perjuangan, Bung Tomo mulai dikenal ketika terpilih menjadi anggota Gerakan Rakyat Baru yang disponsori Jepang, tahun 1944.

Ketika memasuki Oktober 1945 perannya menjadi sentral dalam membangkitkan semangat rakyat Surabaya. Dan puncaknya di awal hingga 10 November 1945 ketika Surabaya diserang habis-habisan oleh pasukan Inggris yang mendarat untuk melucutkan senjata tentara pendudukan Jepang dan membebaskan tawanan Eropa.

Bung Tomo tercatat sebagai salah satu bagian penting dalam peristiwa 10 November dan sejarah Kemerdekaan Indonesia.

Bung Tomo sangat bersungguh-sungguh dalam keimannya, meninggal dunia di Padang Arafah, ketika sedang menunaikan ibadah haji, 7 Oktober 1981. Jenazah Bung Tomo dibawa kembali ke tanah air dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Ngagel, Surabaya.

 

Foto Bung Tomo yang ikonik itu.

 

Berikut ini pidato lengkap Bung Tomo yang membakar semangat arek-arek Suroboyo tanpa henti.

Bismillahirrohmanirrohim..

MERDEKA!!!

Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia

terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya

kita semuanya telah mengetahui bahwa hari ini

tentara Inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet

yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua

kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan

menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara Jepang

mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan

mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu

dengan membawa bendera putih

tanda bahwa kita menyerah kepada mereka

 

Saudara-saudara

di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan

bahwa rakyat Indonesia di Surabaya

pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku

pemuda-pemuda yang berawal dari Sulawesi

pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali

pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan

pemuda-pemuda dari seluruh Sumatera

pemuda Aceh, pemuda Tapanuli, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini

di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing

dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung

telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol

telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka itu terjepit di mana-mana

hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara

dengan mendatangkan presiden dan pemimpin-pemimpin lainnya ke Surabaya ini

maka kita ini tunduk utuk memberhentikan pertempuran

tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri

dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya

 

Saudara-saudara kita semuanya

kita bangsa indonesia yang ada di Surabaya ini

akan menerima tantangan tentara Inggris itu

dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya

ingin mendengarkan jawaban rakyat Indoneisa

ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indoneisa yang ada di Surabaya ini

dengarkanlah ini tentara inggris

ini jawaban kita

ini jawaban rakyat Surabaya

ini jawaban pemuda Indoneisa kepada kau sekalian

hai tentara Inggris

kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu

kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu

kau menyuruh kita membawa senjata-senjata

yang telah kita rampas dari tentara Jepang untuk diserahkan kepadamu

tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam kita

untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada

tetapi inilah jawaban kita:

selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah

yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih

maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah

kepada siapapun juga

 

Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah! keadaan genting!

tetapi saya peringatkan sekali lagi

jangan mulai menembak

baru kalau kita ditembak

maka kita akan ganti menyerang mereka itu

kita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka

 

Dan untuk kita saudara-saudara

lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka

semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

Dan kita yakin saudara-saudara

pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita

sebab Allah selalu berada di pihak yang benar

percayalah saudara-saudara

Tuhan akan melindungi kita sekalian

 

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar! MERDEKA!!! .

 

Pidato Bung Tomo ini akan terus diingat dan dikenang sepanjang masa. Selama kita bersatu, kita tak akan menyerah, dan Bangsa Indonesia akan tetap selamanya merdeka. –gav

 

 

Bagikan tulisan ini:
Tags: 10 NovemberBung Tomopertempuran SurabayaPidato Bung Tomo
Previous Post

Semangat Pemuda Surabaya Jelang 10 November

Next Post

Amanat Presiden Soekarno pada Hari Pahlawan 10 November 1960

Artikel Terkait

Prosesi pelantikan pengurus pertama Dewan Kesenian Surabaya (DKS), 14 Februari 1972. (dok Suparto Brata)
Jejak

Cerita tentang Berdirinya Dewan Kesenian Surabaya Tahun 1971

6 tahun ago
Pilot Belanda Gijs Küller (1881 - 1959) ketika berada dalam pesawat Antoinette dalam penerbangan demo pertama di Surabaya, Indonesia (Hindia Belanda), 18 Maret 1911. (javapost)
Jejak

Jejak Penerbangan Pertama di Surabaya

6 tahun ago
Kedatangan Charlie Chaplin di Oranje Hotel, Surabaya disambut meriah dengan beberapa sesi foto, tahun 1932. (javapost)
Jejak

Cerita Charlie Chaplin Singgah di Surabaya dan Hindia Belanda

6 tahun ago
Suasana masyarakat desa Pujon Januari 1948 (javapost)
Jejak

Jejak Kenangan akan Pujon, Tempat Wisata Orang Surabaya Sejak Dulu

6 tahun ago
Demmo kendaraan hybrid roda tiga yang menjadi bagian dari sejarah transportasi Surabaya. (javapost)
Jejak

Jejak Sejarah Kendaraan Hybrid di Surabaya

6 tahun ago
Pekerja meluruskan dan memasang jeruji roda di pabrik sepeda HIMA di Surabaya sekitar tahun 1930 - 1940. (ist)
Jejak

Jejak Sepeda Onthel Hima di Surabaya

6 tahun ago
Next Post
Ilustrasi Bung Karno ketika memberikan pidato (life)

Amanat Presiden Soekarno pada Hari Pahlawan 10 November 1960

Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Moh Hatta (ist)

Pertempuran Pertama dengan Inggris

Pemuda-pemuda Surabaya gagah berani tanpa takut menghadapi risiko. (wiki)

Kisah Bonek Surabaya di 10 November 1945

Comments 51

  1. وی ناترکس says:
    3 minggu ago

    وی ناترکس ترکیبی از پروتئین وی
    ایزوله و کنسانتره است که منبع غنی از اسیدهای
    آمینه ضروری به شمار می‌رود.

    Balas
Next

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Ilustrasi markas klub sepakbola Manchester city di tahun 1800-an. (footballparadise)

    Ilustrasi Sejarah Manchester City dan Sisi Lain Sepakbola Inggris

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berkenalan dengan Etika dan Tata Krama Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah dan Budaya dalam Sebilah Celurit Madura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sarapan Sederhana untuk Kaum Milenial

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Kaki Jembatan Suramadu di Tambak Wedi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Sel, 8 Sep.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist