ADVERTISEMENT
Rabu, Februari 18, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Perjuangan dan Kisah tentang Manusia Gua di China

by surabayastory
18 Februari 2019
in Cerita Kita
Reading Time: 2 mins read
0
A A

Manusia ditakdirkan sebagai makhluk yang paling bisa beradaptasi di muka bumi. Kisah tentang perjuangan hidup manusia selalu menjadi cerita menarik di setiap waktu.

 

Kompleks rumah-rumah gua di China. (taikuncio)

 

ArtikelTerkait

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Mencari dan Memahami Makna Waktu

Surabayastory.com – Ini mungkin yang namanya kreativitas  manusia dalam perjuangan hidup. Merasa tak memiliki dana yang cukup untuk membangun rumah, sejumlah orang memilih menggali perbukitan dan membentuknya menjadi ruangan seperti rumah. Dan itulah yang terjadi di China.

Mungkin berita ini mengejutkan: 30 juta orang China tinggal di dalam “gua”. Bagi kita jumlah ini sangat besar, tapi bagi China yang penduduknya 1,3 miliar, jumlah penduduk perkampungan gua ini tak banyak.

Kalau ada yang menyebut mereka manusia gua sebenarnya bukanlah dimaksudkan sebagai penghinaan. Apalagi mereka yang tinggal pada hunian hasil galian itu memiliki semua fasilitas rumah modern.

Karena memanfaatkan alam yang sudah jadi, rumah-rumah gua di China itu tidak butuh terlalu banyak bahan-bahan bangunan lainnya. Bukit dan gunung digali untuk membangun sekat-sekat ruangan seperti halnya rumah biasa. Dengan demikian, rumah-rumah itu hemat biaya membangun. Konon rumah-rumah ini juga lebih hemat energi daripada kebanyakan rumah keluarga konvensional.

Tapi jangan membayangkan Anda dapat melihat jenis hunian gua ini  di seluruh China. Kebanyakan rumah-rumah itu ditemukan di propinsi Shanxi, di mana  tanah kuning berpori dengan mudah dapat digali. Dengan sebutan “yaodong” gua-gua hunian itu memiliki pintu masuk dengan bagian atas melengkung atau semi bundar. Orang-orang yang memiliki uang melengkapi rumahnya dengan fasilitas-fasilitas modern seperti pipa ledeng, sarana listrik dan telepon.

Mayoritas hunian gua di China dibangun tanpa dilengkapi perlengkapan mahal. Kebanyakan rumah-rumah itu memanfaatkan benda-benda yang sudah disediakan alam seperti langit-langit yang tinggi dan banyak ruangan dengan halaman depan dimana Anda bisa senam dan duduk-duduk dengan bermandikan sinar matahari.

 

Salah satu sudut pintu masuk rumah gua di China. (tour beijing)

 

Laporan tahun 2007 menunjukan kebanyakan rumah-rumah gua China dihuni oleh orang-orang tua, sementara orang muda bermigrasi ke kota besar dan pindah ke rumah semen. Tapi ada orang-orang muda yang bermimpi kembali ke gua pada masa kecil mereka. “Ketika saya sudah tua nanti, saya akan kembali ke akarku,” kata Ren Shouhua, yang dibesarkan di sebuah gua, tapi pindah ke kota pada usia 20 tahunan.

Seperti para penghuni gua yang lebih tua, mereka tidak bermimpi meninggalkan rumah peninggalan leluhur demi kenyamanan hunian modern. “Kehidupan mudah dan menyenangkan di sini. Saya telah menghabiskan seluruh hidup saya di gua, dan saya tidak membayangkan sesuatu yang berbeda,” ujar Ma Liangshui yang berusia 76 tahun, yang tinggal di dalam sebuah gua satu ruangan dengan tempat tidur, tungku api untuk memasak, dan listrik untuk menghidupkan satu bola lampu.

Percaya atau tidak rumah-rumah gua China sebenarnya permintaanya cukup tinggi. “Banyak orang datang ke sini untuk menyewa gua-gua kami, tapi tidak seorangpun yang ingin pindah,” kata salah seorang pemilik rumah.

Harga sebuah rumah gua mencapai 46,000 dollar AS (sekitar Rp 644 juta), dan bagi orang yang hanya ingin merasakan kehidupan sebagai orang gua modern, hunian-hunian galian itu disewakan dengan harga sekitar 30 dollar AS sebulan (sekitar Rp 420 ribu). –dir, dari berbagai sumber

 

Bagikan tulisan ini:
Tags: manusia guaperjuangan manusiarumah di ChinaRumah guaSewa rumah gua
Previous Post

Menjemput Rezeki di Pagi Hari

Next Post

Semangat Jingga Menyambut Pagi

Artikel Terkait

Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Ada 10 faktor utama yang perlu diperhatikan dalam usaha konservasi penanaman mangrove di wilayah pesisir. Tampak hutan mangrove di kawasan Wonorejo Surabaya Timur. (sa)
Cerita Kita

Faktor-faktor Penting dalam Penanaman Mangrove

1 tahun ago
Next Post

Semangat Jingga Menyambut Pagi

HIJAU-BIRU-SEGAR

Peningkatan mutu jalan di Jl Ngagel Tama Surabaya. (sa)

Penambalan Jalan di Surabaya Kala Musim Hujan

Comments 5

  1. Otelia Kopiasz says:
    1 tahun ago

    Hi there, I found your blog via Google while looking for a related topic, your website came up, it looks good. I have bookmarked it in my google bookmarks.

    Balas
  2. Ping-balik: Sugar Rush 1000 Philippines
  3. Ping-balik: บาคาร่า sexy168
  4. Ping-balik: flavoured cigarillos Canada
  5. Ping-balik: Budayahoki situs scam

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Universalisme dongeng juga bisa dilihat dari satu kisah yang punya kemiripan di berbagai penjuru dunia. (Surabayastory.com)

    Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menunggu Wajah Baru Joyoboyo Jadi Terminal Modern Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sepeda Onthel Hima di Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tempat Parkir Khusus Sepeda di Surabaya Belum Berguna

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengapa Sastra Penting untuk Kehidupan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Rab, 18 Feb.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist