12 views 7 mins 0 comments

Mengenal Penggolongan Tumbuhan

Beraneka tetumbuhan hidup di muka bumi ini. Untuk memudahkan penelitian dan mempelajarinya, dilakukan penggolongan tumbuhan.

 .

.

Surabayastory.com – Mempelajari apa yang ada di dunia ini bisa membuat kita bisa lebih memahami, betapa besarnya karunia Tuhan. Dan tentu membuat lebih banyak bersyukur. Membuka wawasan baru dan mendewasakan khasanah pengetahuan dan intelektual. Hari ini kami menyajikan tentang penggolongan tumbuhan sebagai bahan bacaan yang mendewasakan.

  1. Thalophita

Adalah tumbuhan yang struktur tubuhnya masih belum bisa dibedakan antara akar, batang dan daun. Divisi thallophyta adalah tumbuhan yang memiliki thalus termasuk diantaranya adalah golongan jamur dan alga.

 

  1. Briophita

Tumbuhan ini sudah menunjukkan diferensiasi tegas antara organ penyerap hara dan organ fotosintetik namun belum memiliki akar dan daun sejati. Divisi bryophyta meliputi golongan lumut-lumutan.

 

  1. Pteridophita
  2. Ciri-Ciri

Tumbuhan ini adalah sekelompok tumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksinya. Divisi pteridophyta meliputi golongan paku-pakuan.

Berikut Karakter Tumbuhan Paku:

  1. Tumbuhan paku adalah satu divisiotumbuhan yang telah memiliki sistem pembuluh sejati (kormus) tetapi tidak menghasilkan biji untuk reproduksinya.
  2. Kelompok tumbuhan ini masih menggunakan sporasebagai alat perbanyakan generatifnya, sama seperti lumut dan fungi.
  3. Tumbuhan paku (Pteridophyta) adalah divisi dari kingdom Plantae yang anggotanya memiliki akar, batang, dan daun sejati, serta memiliki pembuluh pengangkut.
  4. Tumbuhan paku sering disebut juga dengan kormofita berspora karena berkaitan dengan adanya akar, batang, daun sejati, serta bereproduksi aseksual dengan spora.
  5. Tumbuhan paku yang mudah kita lihat merupakan bentuk fase sporofit.karena menghasilkanspora
  6. Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut yaitu xilem dan floem.
  7. Xilem adalah pembuluh pengangkut senyawa anorganik berupa air dan mineral dari akar ke seluruh bagian tumbuhan.
  8. Floem adalah pembuluh pengangkut nutrien organik hasil fotosintesis dari daun ke seluruh bagian tubuh tumbuhan.
  9. Jadi Tumbuhan paku juga disebut sebagai tumbuhan berpembuluh (Tracheophyta) karena memiliki pembuluh pengangkut.
  10. Tumbuhan paku tersebar di seluruh bagian dunia, kecuali daerah bersalju abadi dan daerah kering (gurun).
  11. Total spesies yang diketahui hampir 10.000 (diperkirakan 3000 di antaranya tumbuh di Indonesia), sebagian besar tumbuh di daerah tropika basah yang lembab.
  12. Tumbuhan ini cenderung tidak tahan dengan kondisi air yang terbatas, mungkin mengikuti perilaku moyangnya di zaman Karbon, yang juga dikenal sebagai masa keemasan tumbuhan paku karena merajai hutan-hutan di bumi.
  13. Salah satu anggota dari Pteridophyta ialah Classis Lycopodiinae ( paku kawat atau paku rambat ). Merupakan tumbuhan liar di pinggir-pinggir jalan, semak belukar atau di hutan-hutan,sering memanjat di pohon. Tumbuh dari dataran rendah sampai pegunungan dari ketinggian 100 m sampai 2.000 m di atas permukaan

 

4.Spermatophita

Divisi spermatophyta meliputi golongan tumbuhan berbiji baik tumbuhan berbiji keping satu (monokotil) maupun dua (dikotil). Contoh : pinus dan jati.

  • Tumbuhan Biji Terbuka (Gymnospermae)

Ciri-ciri:

  1. bakal bijinya tidak dibungkus daun buah atau bakal buah (tumbuhan biji telanjang)
  2. tidak meranggas
  3. memiliki akar, batang, daun sejati
  4. memiliki bunga untuk alat perkembangbiakan
  5. Akar bisa tunggang (belinjo dan conifer) maupun serbut (pakis haji)
  6. Batang bisa berkayu besar (contoh tusam dan belinjo) maupun perdu/tidak berkayu (pakis haji)
  7. Daun seperti jarum (pinus) atau seperti pita bertulang daun sejajar (pakis haji), bertulang daun menyirip (belinjo)
  8. Bunga bisa tidak mempunyai kelopak bunga dan mahkota bunga, hanya mempunyai alat kelamin jantan dan alat kelamin betina, ada tumbuhan yang alat kelamin jantan dan alat kelamin betina terdapat pada pohon yang berbeda
  • Tumbuhan Biji Tertutup (Angiospermae)

Ciri-ciri:

  1. biji terletak pada daging buah
  2. bakal buah kadang-kadang bersama bagian lain dari bunga menjadi buah
  3. bentuk nya berupa pohon, perdu, semak, atau merambat
  4. jenisnya lebih 300.000 jenis

Penggolongan Tumbuhan biji tertutup:

  1. Tumbuhan berkeping satu (monokotil)
  • memiliki satu daun lembaga
  • Daun berbentuk pita dengan tulang daun sejajar daun langsung menempel pada batang
  • Batang beruas, tidak bercabang, tidak mempunyai cambium
  • jika dipotong melintang terlihat ikatan pembuluh angkut yaitu pembuluh kayu dan pembuluh tapis yang letaknya tidak terakur
  • Akarmerupakan akar serabut
  • Bunga mempunyai bagian yang berjumlah tiga atau kelipatannya
  • Perkecambahan

Berkecambah dengan satu daun lembaga. Organ yang pertama kali muncul adalah calon akar (radikula). Perkecambahan terjadi di dalam tanah (hipogeal) dimana lembaga tetap berada pada kulit biji dan tetap berada di dalam tanah. Pada saat berkecambah (lapisan yang melindungi tunas lembaga)  koleoptil tumbuh ke atas menembus permukaan tanah. Tunas lembaga dalam koleoptil tumbuh ke atas

Penggolongan tumbuhan monokotil:

  • Suku rumput-rumputan (Gramineae): padi, jagung, rumput, gandum.
  • Suku pinang-pinangan (Palmae): kelapa, pinang, aren, lontar, sagu
  • Suku pisang-pisangan (Musaceae): pisang raja, pisang ambon, pisang kipas, pisang hias
  • Suku anggrek-anggrekan (Orchidaceae): anggrek bulan, anggrek kalajengking, anggrek merpati, vanili
  • Suku jahe-jahean (Zingiberaceae): jahe, kencur, kunyit, lengkuas
    1. Tumbuhan berkeping dua (dikotil)

Ciri-Ciri:

  • Daun
  • bentuknya beraneka ragam ada yang bertulang menyirip dan menjari. Tiap daun memiliki tangkai daun yang menempel pada cabang atau ranting letak daun berhadapan bersilang: setiap buku batang terdapat 2 daun yang berhadapan. Contoh:  mengkudu (Morinda citrifolia), soka (Ixora paludosa)
  • berkarang : setiap buku batang terdapat lebih dari 2 daun. Contoh :  pulai (Astonoa scholaris), alamanda (Allamanda chatartica), bunga mentega (Nerium oleander)
  • Batang mempunyai kambium sehingga batang dapat membesar dan memiliki pembuluh angkut yaitu pembuluh kayu dan pembuluh tapis yang letaknya teratur
  • Akar merupakan akar tunggang
  • Bunga mempunyai kelopak, mahkota, putik dan benang sari kelopak, mahkota dan benang sari berjumlah 2, 4, 5 atau kelipatannya pada putik terdapat satu buah
  • Perkecambahan berkecambah dengan 2 daun lembaga organ yang pertama kali muncul adalah calon akar (radikula). Perkecambahan terjadi di atas tanah (epigeal). Pada saat berkecambah daun lembaga terangkat ke atas, daun lembaga dan perpanjangan batang muncul ke permukaan tanah. Ada juga tumbuhan dikotil yang perkecambahannya hipogeal (di dalam tanah)

Penggolongan tumbuhan dikotil:

  • Suku jarak-jarakan (Euphorbiaceae): karet, ubi kayu, jarak, puring
  • Suku polong-polongan (Leguminoseae): petai, putri malu, lamtoro, kembang merak, flamboyant, ketepeng, kacang tanah, kedelai
  • Suku terung-terungan (Solanaceae): ciplukan, terung, cabai, tomat, tembakau, kentang
  • Suku jambu-jambuan (Myrtaceae): cengkih, jambu biji, jambu air, jambu bol

Suku komposite (Compositae): bunga matahari, aster, dan dahlia. –drs, dari berbagai sumber

Avatar photo
/ Published posts: 787

Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.