ADVERTISEMENT
Selasa, Januari 20, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Menelusuri Kembali Jalan Kenari Setelah 20 Tahun Tersembunyi

by surabayastory
13 Maret 2019
in Sketsa Kota
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Jalan Kenari Surabaya yang sudah dibuka untuk umum, namun masih terlihat sunyi. (sa)

Jalan Kenari Surabaya yang sudah dibuka untuk umum, namun masih terlihat sunyi. (sa)

Jalan Kenari sudah lama tersembunyi. Puluhan tahun jadi misteri, kini warga Surabaya bisa kembali menelusuri.

 

Jalan Kenari Surabaya yang sudah dibuka untuk umum, namun masih terlihat sunyi. (sa)

 

ArtikelTerkait

19 – 24 Agustus 2024, Gebyar UMKM dan Live Music di Surabaya Expo Center

Hari ini Surabaya Cerah Berawan. Potensi Hujan Ringan

“Awasi Boyo” Pengawas dan Teman Baru Koperasi Surabaya

Surabayastory.com – Wahai warga Kota Surabaya, masihkah mengenal Jalan Kenari Surabaya? Kalau ada yang tak tahu, mungkin bisa dimaklumi. Lebih dari 20 tahun jalan tua di kota Surabaya ini tersembunyi, selalu tertutup. Lebih tepatnya ditutup sepihak sehingga tak bisa lagi dilalui oleh masyarakat umum.

Jalan Kenari sebenarnya ada di jantung kota Surabaya. Bila Anda berkendara di Jalan Tunjungan, 100 meter sebelum tikungan belok ke Jl Gubernur Suryo, ada jalan ke kiri. Jalan perlahan, tengoklah ke kiri. Itulah Jl Kenari. Jalan ini lebarnya sekitar 10 meter. Dari Tunjungan, bila belok ke kiri masuk Jl. Kenari, nantinya akan tembus ke Jl. Simpang Dukuh.

 

Jalan Kenari yang berada di jantung kota Surabaya. Menghubungkan Jl Tunjungan dan Jl Simpang Dukuh. (sa)

 

Bila menilik peta kewilayahan, Jl Kenari masuk wilayah Kelurahan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng kota Surabaya. Dulu, di pojokan Jl Kenari dan Jl. Tunjungan, terdapat bangunan yang sangat ikonik di Surabaya. Namanya bangunan pertokoan dan restauran Hellendorn. Perancangnya adalah Ir. Th. Van Oyen, seorang arsitek Belanda. Kompleks pertokoan ini didirikan sekitar tahun 1930. Dengan desain tropik kolonial, bangunan ini menggunakan struktur beton yang masif dan kuat. Ini adalah gaya arsitektur yang sedang hits saat itu.

Sebagai tambahan catatan, Restoran Hellendorn adalah salah satu restoran Eropa yang memiliki nama dan pengaruh yang kuat di Surabaya. Tempat ini membawa suatu kebiasaan baru, yaitu makan dan

kebiasaan ala Eropa. Begitu juga dengan tempat hiburannya, semua bergaya Eropa. Gaya ini kemudian menjadi acuan tren wisata kuliner dan hiburan di Surabaya.

 

Di pojok Jl Kenari dan Jl Tunjungan ini berdiri Restoran Hellendoorn yang masyur. Jalan Kenari sudah sangat dikenal sejak dulu kala. (i.pinimg.com)

 

Ketika zaman berganti, bangunan dan ikon lanskap Tunjungan itu hilang. Perlahan, satu persatu bangunan di sana diruntuhkan, dan berganti dengan bangunan baru yang menghapus jejak masa lalunya. Berikutnya, Jl Kenari lebih dari 20 tahun jalan ini ‘hilang’, ditutup dengan pagar seng oleh pihak investor yang merasa telah membeli atau memberi ganti rugi kepada pemerintah kota kala itu.

Bagaimana Jl. Kenari sekarang? Setelah kembali ke pangkuan warga kota Surabaya (5/6/2018), hingga pekan kemarin, Jl Kenari masih sunyi. Tak banyak masyarakat yang memanfaatkan jalan umum itu. Ini sangat mungkin karena belum ada petunjuk yang meyakinkan jika Jl Kenari bisa dilalui masyarakat umum. Di samping kiri-kanannya masih ditutup seng bercat kuning menyala.

Setelah mencoba masuk menelusuri, yang terlihat adalah jalan sepi dengan tanah kosong berpagar seng di sebelah kirinya. Belum ada pedestrian. Di sepanjang jalan, di luar jalanan aspal ditumbuhi tanaman-tanaman perdu liar. Memang belum dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Kota Surabaya. Satu-satunya langkah yang dilakukan adalah dengan membongkar bagian jalan yang menutup saluran air pengendali banjir yang telah ada sejak zaman Belanda. Persis di bawah badan jalan Kenari terdapat saluran air besar yang puluhan tahun tidak berfungsi. Saluran air ini menyambung dari area Embong Malang sampai Blauran, lalu menuju Rumah Pompa Simpang Dukuh. Perbaikan saluran air yang besar ini memungkinkan wilayah sekitar Tunjungan dan Embong Malang bisa lebih dikendaliran aliran airnya.

 

Bagian dalam Jl Kenari yang ditumbuhi tanaman perdu liar di kedua sisi badan jalan. (sa)

 

Berjalan lagi lebih dalam ke Jl Kenari, benar-benar belum ada tanda arus kendaraan. Hanya satu kendaraan yang lewat dari arah Simpang Dukuh ke Tunjungan. Di samping kiri-kanan hanya terlihat pagar seng memanjang hingga tembus Jl Simpang Dukuh. Pagar itu menutup lahan kosong tanpa aktivitas.

Dengan dibukanya  Jl Kenari, warga Surabaya patut bersyukur. Ada jalan alternatif untuk mengurangi kemacetan Jl Tunjungan.  Dengan pelebaran Jl Simpang Dukuh yang akan menjadi dua lajur, maka bila Jl Tunjungan ditutup, eksistensi Jl Simpang Dukuh dan Jl Kenari pasti akan terlihat. Duia jalan ini akan menjadi pengurai limpahan arus lalu lintas dari Jl Tunjungan.

Fungsi jalan yang telah lama hilang kini telah kembali. Jl Kenari yang puluhan tahun tersembunyi, kini sudah bisa kembali dilintasi. –sa

 

Bagikan tulisan ini:
Tags: Jalan Kenari jalan alternatifJalan Kenari Surabayamisteri Jalan Kenari
Previous Post

BURUK MUKA BUKAN SALAH CERMIN

Next Post

HANGAT MATAHARI MENGGUGAH SEMANGAT PAGI

Artikel Terkait

Surabaya Expo Center akan menjadi destinasi wisata baru kota Surabaya sekaligus memberi ruang untuk UMKM serta lahan konser yang terbuka. (bangga surabaya)
Headline

19 – 24 Agustus 2024, Gebyar UMKM dan Live Music di Surabaya Expo Center

1 tahun ago
Cuaca dan suhu udara kota Surabaya hari ini cerah, berawan, dan berpotensi hujan di beberapa tempat. (BMKG)
Sketsa Kota

Hari ini Surabaya Cerah Berawan. Potensi Hujan Ringan

1 tahun ago
Prosesi peluncuran aplikasi "Awasi Boyo" di Balai Kota Surabaya. (kominfo pemprov)
Sketsa Kota

“Awasi Boyo” Pengawas dan Teman Baru Koperasi Surabaya

1 tahun ago
Fantasi menjadi kajian psikoanalisis penting meski oleh Sigmund Freud ditemukan dengan cara yang tak sadar. (rafy-a.com)
Headline

Kajian Psikoanalisis tentang Fantasi dan Fungsinya

4 tahun ago
Jalaluddin Rumi mengekspresikannya tulisannya dalam bahasa cinta yang syarat makna. Sajak, puisi, syair, dengan pendekatan cinta dan humanisme. (surabayastory.com)
Headline

Pengantar Singkat Karya dan Perjalanan Spiritual Jalaluddin Rumi

5 tahun ago
Warna merah selalu mencuri perhatian. Psikologi merah sangat kuat. (qz)
Headline

Makna Warna Merah di Bulan Februari

5 tahun ago
Next Post

HANGAT MATAHARI MENGGUGAH SEMANGAT PAGI

Dalam kehidupan masyarakat urban di Surabaya, sesuatu yang tak mungkin bisa menjadi mungkin. Tak peduli itu melanggar aturan atau tidak. (sa)

Angkutan Serba Guna Masyarakat Urban Surabaya

KARYA BATIK & PENGHARGAAN PADA SEMESTA

Comments 2

  1. Ping-balik: เว็บ บอล ไม่มี ขั้นต่ำ เว็บตรง อันดับ 1
  2. Ping-balik: เว็บไซต์สล็อต

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Inilah Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat  (info visual)

    Mengenal Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Awal Perjumpaan dan Kisah Inggit-Soekarno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PELUANG & KESEMPATAN

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tilang Karena Tak Lihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sejarah Braat NV dan Pabrik-pabrik di Sepanjang Kalimas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Sel, 20 Jan.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist