ADVERTISEMENT
Selasa, Mei 19, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Angkutan Serba Guna Masyarakat Urban Surabaya

by surabayastory
14 Maret 2019
in Sketsa Kota
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Dalam kehidupan masyarakat urban di Surabaya, sesuatu yang tak mungkin bisa menjadi mungkin. Tak peduli itu melanggar aturan atau tidak. (sa)

Dalam kehidupan masyarakat urban di Surabaya, sesuatu yang tak mungkin bisa menjadi mungkin. Tak peduli itu melanggar aturan atau tidak. (sa)

Dalam kesempitan, kesulitan apapun akan menemukan jalan keluar. Dalam lalu lintas urban kota Surabaya, kita sudah akrab sekaligus mahfum dengan angkutan seperti ini.

 

Dalam kehidupan masyarakat urban di Surabaya, sesuatu yang tak mungkin bisa menjadi mungkin. Tak peduli itu melanggar aturan atau tidak. (sa)

 

ArtikelTerkait

19 – 24 Agustus 2024, Gebyar UMKM dan Live Music di Surabaya Expo Center

Hari ini Surabaya Cerah Berawan. Potensi Hujan Ringan

“Awasi Boyo” Pengawas dan Teman Baru Koperasi Surabaya

Surabayastory.com – Lalu lintas dalam kota Surabaya memang sangat beragam. Dari kendaraan bermotor hingga kendaraan bertenaga ‘nasi bungkus’ alias tenaga manusia. Siapapun mahfum, di tengah kota yang gemerlap menyambut metropolitan, di sana terselip manusia-manusia yang ingin bertahan hidup atau meningkatkan taraf kehidupannya. Dengan banyak cara, dengan banyak jalan.

Masyarakat urban dalam kota (urban community) yang berkembang dari hasil urbanisasi (perpindahan penduduk dari desa ke kota) telah menghasilkan banyak hal-hal baru yang mungkin tak terpikirkan sebelumnya. Tentang alat, cara hidup, hingga kebiasaan.

Sebagaimana takdirnya, manusia adalah makhluk yang paling adaptif. Manusia senantiasa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dalam usahanya untuk tetap hidup dan bisa mengembangkan diri. Kota sebagai tempat tujuan merupakan wadah untuk memenuhi pelbagai kepentingan dan kebutuhan hidup. Masyarakat kota, umumnya mereka mengurus dirinya sendiri tanpa harus bergantung pada orang lain. Pikirannya rasional dan pragmatis. Interaksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan daripada ketulusan. Besarnya beban dan tuntutan kehidupan mengakibatkan kehidupan di kota berlangsung dengan cepat. Pembagian waktu sangat penting, dan semuanya berimplikasi ke rupiah.

Problem-problem baru muncul dan menjangkiti masyarakat urban. Selain problem sosiologis dan psikologis, seiring berjalannya waktu, urbanisasi juga melahirkan kepadatan penduduk, polusi, dan kemacetan. Selain itu alat dan jasa untuk memecahkan masalah ini tak banyak tersedia.

Di tengah keterbatasan-keterbatasan dan problema ini kemudian melahirkan peluang atau kesempatan. Masyarakat urban dengan ritme kehidupan yang tinggi, memaksa mereka untuk bekerja di sektor formal atau informal yang menghabiskan nyaris seluruh waktunya di luar rumah.

 

Kreativitas menjadi kunci kaum urban perkotaan untuk bertahan. Modifikasi angkutan menjadi keharusan untuk kebutuhan transportasi yang berubah. (sa)

 

Modifikasi Sana-sini

Dengan berbagai tuntutan dan kebutuhan, melahirkan sebuah peluang, kesempatan, dan kreativitas. Di tengah keterbatasan fasilitas, di sanalah kesempatan lahir di tengah kesempitan untuk menjawab tantangan kehidupan. Akal digerakkan. Coba sana, coba sini juga dilakukan. Akhirnya lahirlah fasilitas baru yang tak semestinya tetapi bisa digunakan untuk memecahkan masalah.

Angkutan-angkutan dalam masyarakat urban pun kemudian tumbuh beragam. Mereka memutak otak untuk bisa mencapai tujuannya. Dalam sekali angkut bisa selesai. Sesuatu yang sebelumnya tidak mungkin bisa menjadi mungkin.

Di kota Surabaya, pusat perdagangan barang dan jasa terbesar di Indonesia Timur, angkutan barang menjadi satu tantangan. Bagaimana bisa memindahkan barang, dengan berbagai ukuran dari satu tempat ke tempat lain. Di tangan masyarakat urban, sesuatu yang tidak mungkin bisa menjadi mungkin. Angkutan barang yang melintasi jalan raya, dengan jarak jauh, sejatinya menggunakan kendaraan bermotor seperti truk atau pikup. Dua pilihan kendaraan ini tentu saja biayanya mahal. Bila membeli perlu modal lebih. Bagaimana mengatasi masalah ini? Dengan becak, semuanya bisa diatasi. Dengan akal sana-sini dan ujicoba kelas jalanan, modifikasi pun dilakukan. Hasilnya semua bisa diangkut.

Di Surabaya, becak yang telah dimodifikasi menjadi angkutan serba guna banyak kita jumpai. Mengangkut apa saja, ukuran berapa saja, yang penting bisa jalan. Trayeknya juga tak punya ukuran. Jauh, dekat, hingga jauh sekali lebih dari 20 kilometer tak jadi soal. Yang penting, tujuan tercapai.

Angkutan serba guna dengan barang dasar becak memang banyak membantu masyarakat. Begitu pula yang telah digandeng dengan sepeda motor alias bentor (becak motor). Secara aturan, becak sudah dilarang masuk ke ruas-ruas (tertentu) utama di Surabaya. Pertimbangannya karena perbedaan kecepatan yang bisa menjadi penyebab kemacetan. Juga rawan kecelakaan. Bentor juga mulai ditertibkan. Alasannya sama, keselamatan dan tidak punya landasan sebagai transportasi umum di jalanan kota.

 

Kreativitas menjadi kunci kaum urban perkotaan untuk bertahan. Modifikasi angkutan menjadi keharusan untuk kebutuhan transportasi yang berubah. (sa)

 

Masyarakat urban lebih rasional dan pragmatis. Hanya untuk bertahan hidup, atau berusaha meningkatkan kualitas hidupnya menjadi lebih nyaman. Dalam berbagai kesempitan, di sana akal manusia akan terus diperas untuk mencari jalan keluarnya. Faktor keselamatan ditempatkan di nomor kesekian. Yang penting tujuan bisa sampai, bisa terangkut, dan mendapat uang jasa untuk hidup.

Dengan beragamnya angkutan urban hasil modifikasi ini, sebaiknya perlu ada ketegasan dan aturan yang mengikat. Toleransi bisa dilakukan dengan hanya membolehkan angkutan semacam ini di lingkup tertentu seperti di jalanan kelas 3, di perumahan, perkampungan, atau kawasan terbatas. Bukan di jalan raya, jalan utama kota, atau jalan arteri yang bisa membahayakan pemakai jalan lainnya. –sa

Bagikan tulisan ini:
Tags: angkutan serba gunamodifikasi becaktransportasi SurabayaUrban Surabaya
Previous Post

HANGAT MATAHARI MENGGUGAH SEMANGAT PAGI

Next Post

KARYA BATIK & PENGHARGAAN PADA SEMESTA

Artikel Terkait

Surabaya Expo Center akan menjadi destinasi wisata baru kota Surabaya sekaligus memberi ruang untuk UMKM serta lahan konser yang terbuka. (bangga surabaya)
Headline

19 – 24 Agustus 2024, Gebyar UMKM dan Live Music di Surabaya Expo Center

2 tahun ago
Cuaca dan suhu udara kota Surabaya hari ini cerah, berawan, dan berpotensi hujan di beberapa tempat. (BMKG)
Sketsa Kota

Hari ini Surabaya Cerah Berawan. Potensi Hujan Ringan

2 tahun ago
Prosesi peluncuran aplikasi "Awasi Boyo" di Balai Kota Surabaya. (kominfo pemprov)
Sketsa Kota

“Awasi Boyo” Pengawas dan Teman Baru Koperasi Surabaya

2 tahun ago
Fantasi menjadi kajian psikoanalisis penting meski oleh Sigmund Freud ditemukan dengan cara yang tak sadar. (rafy-a.com)
Headline

Kajian Psikoanalisis tentang Fantasi dan Fungsinya

5 tahun ago
Jalaluddin Rumi mengekspresikannya tulisannya dalam bahasa cinta yang syarat makna. Sajak, puisi, syair, dengan pendekatan cinta dan humanisme. (surabayastory.com)
Headline

Pengantar Singkat Karya dan Perjalanan Spiritual Jalaluddin Rumi

5 tahun ago
Warna merah selalu mencuri perhatian. Psikologi merah sangat kuat. (qz)
Headline

Makna Warna Merah di Bulan Februari

5 tahun ago
Next Post

KARYA BATIK & PENGHARGAAN PADA SEMESTA

Jagat Berkelebat

Motif batik terlihat di kain pada arca peninggalan Kerajaan Majapahit di abad ke-13

Mengenal Batik di Zaman Majapahit

Comments 4

  1. Ping-balik: nv casino app
  2. Ping-balik: รับทำตรายาง
  3. Ping-balik: นำเข้าสินค้าจากจีน
  4. Ping-balik: เว็บพนันออนไลน์เกาหลี

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Tilang Karena Tak Lihat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mencari dan Memahami Makna Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kisah Galileo dan Penemuan Pendulum Waktu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan yang Dicari Kembali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Segar dengan Es Puter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Sel, 19 Mei.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist