7 views 5 mins 0 comments

Rencana Panjang Bandara Juanda Kejar 15 Juta Penumpang

Bandara Juanda akan mengembangkan Terminal I. Targetnya bisa menampung hingga 15 juta penumpang.

 

Sebagai pintu gerbang di Indonesia Timur, Bandara Juanda Surabaya bekejaran antara luasan, fasilitas, dan lonjakan jumlah penumpang. (tks)

 

Surabayastory.com – Bandar udara Juanda Surabaya di Sidoarjo adalah pintu gerbang penting di timur Indonesia. Dari waktu ke waktu, jumlah penumpang yang datang dan pergi semakin deras. Jumlah pertumbuhan penumpang dan luas lahan yang tersedia tidak berimbang. Di terminal 1 (T1) kapasitas saat ini dapat menampung 6 juta penumpang per tahun.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang tahun mendatang, Terminal 1 Juanda akan dikembangkan dalam beberapa tahap. Tahapan pertama pengembangan rencananya bisa mendorong kapasitas penumpang hingga 8,7 juta penumpang. Jika sasaran pertama ini tercapai, akan dilakukan tahap kedua dengan target fantastis, mampu menampung hingga 15 juta penumpang. Angka-angka ini tentu tidak hanya sebagai angan-angan. Perhitungan matang telah dilakukan termasuk tahapan-tahapan untuk merealisasikannya.

Dalam perencanaan itu, pengembangan tahap awal akan mulai dikerjakan tahun depan. Dengan luas 62.700 meter persegi, bandara Juanda akan tingkatkan menjadi 137.200 meter persegi. Dengan penambahan 74.500 meter persegi, nantinya beberapa fasilitas akan ditambah. Yang pasti adalah penambahan jumlah pintu keberangkatan, dari 12 gate menjadi 17 gate. Selain itu, ruang tunggu penumpang akan diperluas dan dipercantik dengan beberapa tema. Saat ini terlihat sekali ruang tunggu penonton yang berjubel tak nyaman.

 

Bandara Juanda nantinya akan berkembang menjadi Juanda Airport City. (tks)

 

Rencana pengembangan atau perluasan tidak hanya terminal keberangkatan, juga termasuk terminal kedatangan pun juga dilakukan pengembangan sehingga lalulintas penumpang dalam bandara menjadi lebih leluasa.

Bagian lain yang membutuhkan perluasan lahan adalah areal parkir. Saat ini banyak dikeluhkan jika slot ruang parkir yang tak bisa menampung lagi jumlah mobil yang masuk. Semua jalur penuh, jalanan di dalam bandara juga sangat padat.

Terminal 1 Bandara Juanda memang sudah sangat padat. Penumpang dan penjemput terus memenuhi semua ruang. Dalam kondisi normal saja, kita bisa melihat kursi ruang tunggu di luar counter check-in tidak ada yang kosong. Di luar itu masih banyak orang yang masih berdiri. Ini belum lagi ketika penumpang sedang pada puncaknya seperti di akhir pekan atau Senin pagi. Ketika penumpang membludak, bandara Juanda sepertinya sudah tak bisa lagi dikendalikan. Oleh karena itu terminal di Bandara Juanda saat ini dinilai perlu dikembangkan.

Pengembangan gedung Terminal 1 sudah lama digagas. Kelebihan kapasitas sudah terbantu dengan dibangunnya Terminal 2 (T2). Namun juga belum juga memadai. Pengembangan T1 sudah tak bisa ditawar lagi.

Dalam rencana itu, T1 direncanakan akan menjadi bandara dengan konsep bandara kota (airport city) yang modern. Konsep ini akan membuat bandara menjadi kawasan baru yang dilengkapi dengan pusat bisnis dan pusat perbelanjaan, dan terkoneksi dengan kawasan industri. Lahan yang memungkinkan ada di Kecamatan Sedati, tepatnya di sebelah utara atau selatan bandara.

 

Bandara Juanda Surabaya akan segera dikembangkan untuk menyambut lonjakan jumlah penumpang. (tks)

 

Perluasan dan Rencana T3

Dalam rencana pengembangan dan perluasan bandara Juanda Surabaya ini akan dilangsungkan, ada beberapa persiapan yang dilakukan. Beberapa modifikasi dan alur penumpang ditata ulang, termasuk perubahan letak para tenant dan beberapa mitra.

Modifikasi T1 ini juga akan memberi fasilitas lebih bagi pengunjung dan penumpang dengan dibangunnya gedung parkir yang beratap dan aman, sehingga semua kendaraan yang parkir bisa terlindung.

Jika tak ada halang merintang, sekitar Februari 2019 mendatang renovasi T1 akan mulai. Perluasan akan ke timur seluas 45.000 meter.

Di luar itu juga sering terdengar untuk segera merealisasikan percepatan pembangunan Terminal 3 (T3) Bandara Juanda Surabaya. Mengingat saat ini terminal satu dan dua sudah mengalami kepadatan penumpang sehingga dinilai kurang layak.

Dengan label bandara internasional maka kehadiran T3 akan sangat membantu mengembalikan kelayakan bandara. Selain itu, waktu headway antar-pesawat di Bandara Juanda yang semakin panjang mencapai 1 menit 20 detik. Begitu juga halnya pesawat ketika take-off dan landing, baik pesawat komersial maupun pesawat TNI.

Dalam rencana pengembangan bandara internasional akan ada dua tambahan runway, dan satu terminal penumpang. Dalam perencanaan itu juga termuat rancang bangun kawasan bisnis di tiga terminal Bandara Juanda ke depan, yang akan dibangun di lahan milik Pemerintah Kabupaten Sidoarjo seluas 3.250 hektare. Nantinya terminal ini akan dinamai Juanda Airport City.–sa

 

 

Avatar photo
/ Published posts: 788

Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.