ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 17, 2026
Surabayastory.com
No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Register
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
No Result
View All Result
Surabayastory.com
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT

Mengungkap Sajak Peneduh Jiwa Jalaluddin Rumi

by surabayastory
24 September 2020
in Headline, Sketsa Kota
Reading Time: 3 mins read
0
A A
Iluminasi naskah dari Mas̄navī-yi Maʿnavī dari Jalaluddin Rūmī, 1295–96. (British Museum)

Iluminasi naskah dari Mas̄navī-yi Maʿnavī dari Jalaluddin Rūmī, 1295–96. (British Museum)

Jalaluddin Rumi mengekspresikan bahasa cinta. Tersurat lewat manusia dan semesta, tersirat hingga Sang Pencipta. Rumi memberi pemahaman atas dunia lewat cinta, dan Tuhan adalah satu-satunya tujuan.

 

Iluminasi naskah dari Mas̄navī-yi Maʿnavī dari Jalaluddin Rūmī, 1295–96. (British Museum)

Surabayastory.com – Manusia secara kodrati, akan selalu mencari ketenangan dan kedamaian. Putaran dunia yang dinamis, berbalur dengan ego dan nafsu manusia, kemudian menghasilkan benturan-benturan tak lazim dan menghasilkan tak keteraturan. Kemudian lahir murka dan angkara. Di manakah kedamaian yang diidam-idamkan manusia? Sementara dirinya sendiri yang membuat kegaduhan di dunia?

ArtikelTerkait

Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

Mengelola CSR Menjadi Community Development

Di sanalah kemudian Jalaluddin Rumi ada, setia berada dalam keteladanan inspiratif dalam menjaga harmoni semesta. Rumi bak air bening tempat berkaca. Mengajak kita berpikir, ‘terbang tinggi’ lalu kembali menghunjam pada hati nurani, pada jiwa manusia. Jika kita sudah lelah dengan dunia, bisa juga kita menceburi air bening itu, lalu tenggelam di sana merasakan kedamaiannya.

Jalaluddin Rumi mengantarkan kita pada satu titik yang berpusat pada jiwa manusia. Karya-karya Rumi menyajikan tuntunan praktis dalam pelbagai tingkatan kecerdasan spiritual. Rumi menghadirkan kesejukan itu melalui puisi-sajak-syair. Puisi dan tafsir mistiknya terus dibaca dan digemakan oleh orang-orang yang secara sengaja melepaskan diri dari kemapanan dan mencari hidup yang lebih bermakna. Syair-syairnya mengguncang. Para pembacanya dengan hikmat mengurai dan menyerap setiap intisari dalam untaian sajaknya.

Dalam syair-sajak-puisi yang banyak dimaknai sebagai ajaran, Rumi mengajarkan bahwa ekstase cinta adalah bagian terpenting untuk mencapai kedekatan Tuhan dan semesta.

Dari Timur Hingga Barat

Rumi begitu masyur di banyak negeri, di dunia Timur maupun Barat. Karya-karya utamanya dinilai sebagai sumbangan besar pada khazanah literasi dunia. Beberapa buku luar biasa Rumi adalah Matsnawi-i-Ma’anawi (Couplets of Inner Meaning); Percakapan informalnya (Fihi ma Fihi), surat-surat (Maktubat), Diwan dan hagiografi Manaqib al-Arifin.

Tulisan-tulisan Rumi banyak bertema meditasi yang dapat diambil sebagai aforisme dan deklarasi dogma, atau sepotong nasihat guru. Dalam siratan karyanya Rumi memberi banyak pelajaran yang dapat dijadikan pijakan untuk generasi sekarang yang mulai tergerus rasa cinta kasih pada semesta dan Sang Pencipta.

Jalaluddin Rumi sangat akrab bagi setiap orang yang bersentuhan dengan mistisisme Timur, khususnya tasawuf. Rumi dipercaya sebagai salah satu guru Sufi (guru tasawuf) yang paling terkenal dan karyanya paling banyak diterjemahkan sepanjang masa. Karyanya juga sangat terkenal di dunia Barat (Eropa dan Amerika).

Para pembaca karya Rumi, secara perlahan akan mengagumi kedalaman makna yang disajikan, tertulis maupun tersirat. Syairnya juga bisa menyentuh segala golongan dan segala usia. Para peneliti karya Rumi, “sang maulana” digambarkan sebagai penyair mistik terbesar dari segala usia. Ssebagai Maulana (Guru Kami), Rumi adalah sosok yang luar biasa di antara para guru Sufi. Karya Rumu laksana suara harmonis yang patut untuk dibaca, dilagukan, didengar dan dihayati. Dari kata-katanya, teruntai sajak peneduh jiwa.

Salah seorang sufi yang terkenal namanya sampai saat ini, syair syairnya sangat indah. Orang-orang yang mencintainya adalah para pecinta hakikat kehidupan. Dengan cinta, menurutnya, kita akan memahami kehidupan dan sampai kepada Sang Pencipta.

Coba kita resapi syairnya berikut ini:

Manusia ibarat suatu pesanggrahan. Setiap pagi selalu saja ada tamu baru yang datang: kegembiraan, kesedihan, ataupun keburukan; lalu kesadaran sesaat datang sebagai suatu pengunjung yang tak diduga. Sambut dan hibur mereka semua, sekalipun mereka semua hanya membawa dukacita.

Sambut dan hibur mereka semua, sekalipun mereka semua dengan kasar menyapu dan mengosongkan isi rumahmu. Perlakukan setiap tamu dengan hormat, sebab mereka semua mungkin adalah para utusan Tuhan yang akan mengisi rumahmu dengan beberapa kesenangan baru.

Jika kau bertemu dengan pikiran yang gelap, atau kedengkian, atau beberapa prasangka yang memalukan, maka tertawalah bersama mereka dan undanglah mereka masuk ke dalam rumahmu. Berterimakasihlah untuk setiap tamu yang datang ke rumahmu, sebab mereka telah dikirim oleh-Nya sebagai pemandumu.

–sa

Bagikan tulisan ini:
Tags: jalaluddin rumipuisi rumisajak peneduh jiwasajak Rumisyair Rumi
Previous Post

Kisah tentang Sebuah Mimpi

Next Post

Mengenal Hammurabi Sang Pencipta Hukum Babylonia

Artikel Terkait

Universalisme dongeng juga bisa dilihat dari satu kisah yang punya kemiripan di berbagai penjuru dunia. (Surabayastory.com)
Fiksi & Puisi

Mengenal Dongeng Cinderella dan Kisah Para Putri

1 tahun ago
Manfaat kesehatan buah/daun buah tin sangat banyak. Dengan kandungan nutrisinya yang berlimpah, buah tin berpotensi mampu mencegah banyak penyakit. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Perkenalan Singkat dengan Buah Tin

1 tahun ago
CSR dalam konteks Community Development (pengembangan dan pemberdayaan masyarakat) merupakan salah satu bentuk investasi sosial demi peningkatan kualitas kehidupan dan lingkungan. (istimewa)
Cerita Kita

Mengelola CSR Menjadi Community Development

1 tahun ago
Waktu menjadi relatif tergantung kepada kerangka acuan yang digunakan. Dalam wacana fisika, waktu tidak memiliki kecepatan yang real, tempo yang terukur dan tidaklah mengalir. (surabayastory,com)
Cerita Kita

Mencari dan Memahami Makna Waktu

1 tahun ago
Dalam karya Wallace tentang Borneo ini, kita seakan diajak untuk berpetualang keliling Borneo dan Celebes, serta berkenalan dengan masyarakat dan alam lingkungan di sekelilingnya.(surabayastory.com)
Cerita Kita

Sejarah Awal Peradaban Borneo

1 tahun ago
Nenek moyang bangsa Nusantara menurunkan banyak warisan, ilmu pengobatan merupakan tradisi warisan. Minum jamu berkhasiat untuk mencegah penyakit, meningkatkan kesehatan, mengobati, dan mempercantik tubuh. (surabayastory.com)
Cerita Kita

Jamu Jawa, Tradisi Penyembuhan Nenek Moyang Nusantara

1 tahun ago
Next Post
Raja Hammurabi menata kota, kehidupan masyarakat, hingga hukum yang membuat Babylonia tumbuh menjadi kota metropolitan besar di zamannya. (britannica.com)

Mengenal Hammurabi Sang Pencipta Hukum Babylonia

Syair Jalaluddin Rumi adalah ekspresi pengalaman mistis yang paling manusiawi, tentang cinta, kemanusiaan, dan berujung pada Tuhan, sang pencipta. (surabayastory.com)

Menikmati Syair Jalaluddin Rumi

Galaksi Bimasakti tempat di mana manusia tinggal saat ini. Galaksi yang lain? Mari kita belajar. (ist)

Belajar Mengenal Galaksi di Jagat Raya

Comments 7

  1. Ping-balik: Axi Select
  2. Ping-balik: พรมรถ
  3. Ping-balik: Winstrol Dosage
  4. Ping-balik: ร้านเค้กวันเกิดใกล้ฉัน
  5. Ping-balik: เว็บตรง บาคาร่า
  6. Ping-balik: บูธผ้า
  7. Ping-balik: visit this page

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITA POPULER

  • Inilah Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat  (info visual)

    Mengenal Sistem Pencernaan Manusia yang Hebat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Awal Perjumpaan dan Kisah Inggit-Soekarno

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sejarah Braat NV dan Pabrik-pabrik di Sepanjang Kalimas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cinta Pandangan Pertama Dante Alighieri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Protokol Walikota Surabaya untuk Hotel dan Restoran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Kurs

Kurs USD: Sab, 17 Jan.

RajaBackLink.com
">
Surabayastory.com

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

KATEGORI

  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • HEADLINE
  • SURABAYA TODAY
    • SKETSA KOTA
  • CERITA KITA
  • RANA
  • FIKSI & PUISI
  • INSPIRASI PAGI
  • JEJAK
  • JENAKA
  • JELAJAH
  • LENSA
  • Login
  • Sign Up

© 2024 Surabaya Story - Let's Make Story, Let's Make History

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist