HEAD LINE
Surabayastory.com
Pintu masuk Pasar Bong dari Jl Slompretan. (sa)

Pasar Bong mempunyai ciri khas tersendiri. Berdiri di bekas makam China, bisnis grosir ini terus berputar.

Karakter yang khas, adalah sebuah keunikan. Tidak didapatkan di daerah lain, membuatnya selalu didatangi kembali. Cerita tentang Pasar Bong Surabaya, adalah sebuah penjelajahan menyusuri ruang dan waktu. Bagaimana lapak-lapak pedagang di dalamnya terus meruang mengikuti zaman yang baru. Di sana juga ada lorong waktu yang dalam di masa lalu dan gegap di masa depan. Di Pasar Bong, setiap sudutnya punya cerita dan kesan. Bisnis yang berputar beradu dengan jejak sejarah perdagangan di Kota Surabaya.

Menjelajahi Pasar Bong kita mulai dari pemetaan tempatnya dulu. Untuk sampai ke sana, temukan dulu jalan Slompretan. Kalau masih susah, capai Jembatan Merah (jembatannya), lalu berjalan ke arah Jl Kembang Jepun, setelah lewat dua blok akan ketemu Jl Slompretan di sebelah kanan. Sejak ujung Jl Slompretan sudah terlihat padat. Jl Slompretan memang sangat dikenal sebagai pusat perdagangan kain dan barang-barang jahit di Surabaya. Cari jenis kain apa saja ada di sini. Yang lebih penting lagi, harganya paling murah. Tak ayal banyak pengusaha konveksi yang kulakan kain di sini.

Setelah berjalan sekitar 400 meter, di sebelah kanan jalan terdapat sebuah gang kecil. Di gerbang gang tertulis Jl Kembang Jepun, tetapi setelah masuk akan terlihat gang Pasar Bong. Lho… Setelah diusut, ternyata hanya beberapa meter saja dari pintu masuk gang terpecah jadi tiga, yang ke kanan gang Kembang Jepun, yang di kiri gang Pasar Bong, dan yang ketiga gang buntu. Namun setelah melewati gerbang kecil itu, yang lebih dikenal adalah gang Pasar Bong.

Parkir sepeda motor bila dilakukan di sekitar depan gang, sedangkan untuk mobil parkir di sepanjang jalan Slompretan.

Pasar Bong memang menyimpan karakter tersendiri. Ketika mall begitu banyak tumbuh di kota besar, tampaknya pasar tradisional semakin terpinggirkan. Bahasa paling gampang, ketika ingin gaya dan ‘pamer’ mereka ke mall, ketika ingin kebutuhan yang murah (mengikuti jumlah…

MORE ARTICLES

Wisata Olahraga di Lapangan THOR Surabaya
Surabaya memiliki lapangan atletik yang sempurna. Perlu dijelajahi dan dicoba
Menjelajahi Sisi Lain Pantai Kenjeran
Keindahan Pantai Kenjeran Surabaya dapat dinikmati dari sudut yang lain.
Menjelajahi Habitat Burung Pantai
Di tengah kota Surabaya hiruk-pikuk dan membuat pusing kepala. Di
Surabayastory.com
Prosesi launching mobil Studebaker ketika pertama kali masuk Surabaya di Jl Kedungdoro 44, tahun 1938. (Han Samentini)

Jejak mobil Studebaker masuk pertama kali di Surabaya dimulai dari sebuah diler mobil di Kedungdoro 44. Di tahun 1938 itu, launching mobil ini dilakukan secara meriah.

Surabayastory.com – Surabaya dan Jawa Timur mempunyai urat sejarah besar dalam dunia otomotif di Indonesia. Jejak mobil-mobil bermutu di dunia sempat hadir ketika Jawa Timur menjadi pusat industri dan perdagangan di zaman kolonial. Beberapa mobil ternama di zamannya pernah ada di sini. Pemiliknya rata-rata penguasa, juragan, atau kaum industrialis.

Surabaya sebagai ibukota Jawa Timur tentu menjadi pusat perdagangan dan industri di masa kolonial, banyak perusahaan dan pabrik yang lahir serta berpusat di Surabaya. Di luar Surabaya, perusahaan-perusahaan besar juga ada di Malang, Kediri, dan Probolinggo. Tempat di mana ada pabrik atau perusahaan besar, di sana mobil-mobil mewah di zaman itu berada. Di awal abad ke-20 itu, mobil-mobil diimpor secara utuh alias completely built up (CBU). Belum ada pabrik perakitan atau assembling di Hindia Belanda. Beberapa mobil yang masuk saat itu adalah Chrysler, Ford, Dodge, yang rata-rata berkapasitas mesin besar.

Studebaker Masuk Surabaya

Selain tiga merek di atas, salah satu mobil yang punya catatan penting dalam sejarah mobil di Surabaya Studebaker. Mobil ini dihasilkan produsen mobil yang sangat tua di Amerika Serikat. Mulai bekerja tahun 1852, dengan nama Studebaker Brothers Manufacturing Company. Markasnya di South Bend, Indiana. Awalnya memproduksi gerbong untuk keperluan pertanian, pertambangan, dan militer. Baru di tahun 1902 memproduksi mobil gas kemudian memproduksi mobil…

MORE ARTICLES

Sejarah dan Strategi Pendidikan di Surabaya ala Tjokroaminoto
Strategi pendidikan dalam lingkup rumah Tjokroaminoto dapat menjadi inspirasi keluarga
Jejak Pelaut Nusantara di Laut Dunia
Bangsa Nusantara di awal abad masehi diketahui sudah berlayar ke
Akhir November 1945
Cerita akhir November 1945 dan peristiwa-peristiwa setelahnya menjadi rangkaian dalam