Ada apa dengan warna merah? Ada apa dengan Februari? Simak psikologi dan makna merah yang akrab di bulan Februari.

Warna merah selalu mencuri perhatian. Psikologi merah sangat kuat. (qz)

Surabayastory.com – Dunia ini penuh dengan warna. Setiap jejak kehidupan ini juga tak bisa lepas dari warna. Warna-warna yang ada adalah anugerah, keindahan dunia yang patut disyukuri. Di balik keindahan warna, banyak materi yang bisa diperbincangkan soal warna.

Warna dalam arti sesungguhnya menempati posisi penting, dan ada kalanya menjadi elementer. Warna bukan lagi sekadar ‘visual’ untuk membedakan dengan warna lainnya. Memang benar, warna telah dikenal dan dinamai sejak sebelum abad ke-15. Namun teori tentang warna mulai berkembang sejak Leonardo da Vinci memperkenalkannya di abad ke-15.

Dalam kehidupan modern selepas abad ke-20, warna akan memainkan peran utama dalam kehidupan Anda. Setiap warna mampu memberikan kesan dan identitas tertentu sesuai lingkungan, kondisi sosial, dan tentu saja selera.

Dari banyaknya warna yang tersaji di dunia ini, tercatat ada sebelas warna yang umum dipilih. Dan tiap-tiap warna itu secara simbolis menyimpan sejuta makna. Di bulan Februari ini, dunia modern akrab dengan warna merah dan turunannya. Ada kasih sayang katanya. Ada apa dengan warna merah? Mari kita baca ulasannya.

MERAH

Warna ini dipercaya sebagai warna paling mudah dikenal di seluruh dunia. Merah adalah warna yang paling banyak menyita perhatian. Ini adalah warna paling hangat sekaligus energik dalam spektrum.

Warna merah melambangkan keadaan psikologis yang antusias, percaya diri, dan menguras tenaga. Keadaan psikologis ini mendorong makin cepatnya denyut nadi, menaikkan tekanan darah dan mempercepat tarikan nafas. Warna ini mempunyai pengaruh produktivitas, perjuangan, persaingan dan keberanian.

Sejalan dengan efek fisiologis, merah juga diketahui dapat meningkatkan  metabolisme manusia. Warna merah adalah warna yang menarik, dramatis, warna  yang kaya, dan merah juga merupakan warna semangat. Merah juga identik  dengan warna yang penuh cinta dan kasih sayang. Namun, warna merah pun bisa  mencerminkan amarah dan dendam.

Warna ini tak cuma memengaruhi  psikologi tapi juga fisik. Penelitian menunjukkan menatap warna merah bisa  meningkatkan detak jantung dan membuat kita bernapas lebih cepat.

Jika Anda ingin menarik perhatian, menggunakan warna merah. Merah adalah warna energi, punya daya tarik paling kuat pada mata. Ini terkait dengan gerakan dan kegembiraan. Orang dikelilingi oleh merah menemukan hati mereka berdetak sedikit lebih cepat dan merasa sedikit terengah-engah, tetapi sempurna untuk membuat orang senang.  Selain itu, mengenakan pakaian merah akan membuat Anda tampak sedikit lebih berat dan tentunya lebih terlihat.

Merah adalah simbol kehidupan (hidup berdarah merah!). Dan untuk alasan ini, itu warna dikenakan oleh pengantin di Cina. Di Cina merah melambangkan perayaan dan keberuntungan, digunakan dalam upacara budaya banyak yang berkisar dari pemakaman ke pernikahan. Di India, merah adalah warna kemurnian (digunakan untuk pakaian pernikahan).

Merah juga digunakan pada liburan yang tentang cinta dan memberikan (mawar merah, hati Valentine, Natal, dll). Tetapi di sisi lain, warna cinta sejati adalah pink alias merah muda. Pink adalah yang paling menenangkan dari semua warna.  Jika marah berhubungan dengan  seksualitas, maka pink berhubungan dengan cinta tanpa pamrih.

Ada dua warna merah utama:

1.Merah Terang : warna ini melambangkan kekuatan akan cita-cita. Sifatnya: agresif, aktif, eksentrik. Pengaruhnya: Berkemauan keras, penuh gairah, dominan, jantan.

2.Merah Jambu: Warna ini melambangkan romantisme, feminin. Warna ini mempunyai sifat menuntut dalam kepasrahan, menggemaskan dan jenaka.

  1. Merah Muda (Pink): Secara emosi menenangkan dan membuat kalem, memberikan perasaan lembut dan hangat, kasih sayang, feminine, mengurangi perasaan mudah marah dan agresif, mengelilingi Anda dengan rasa cinta dan perlindungan. Juga mengatasi rasa kesepian, perasaan murung, terlalu sensitif dan rapuh.

Lebih jauh lagi, merah memiliki asosiasi lebih pribadi daripada warna lain. Merah diakui sebagai stimulan penarik secara inheren secara langsung berkaitan dengan tingkat energi yang dirasakan. Merah menarik perhatian dan penggunaan merah yang tajam sebagai aksen bisa segera memusatkan perhatian pada elemen tertentu.

Warna merah sangat terkait dengan dua emosi:

  1. Cinta – merah mawar, merah bibir merah, merah hati, baju merah seksi …
  2. Agresi – melihat merah, merah di wajah, cepat mobil sport merah, dasi daya merah.

Bagaimana warna merah mempengaruhi kita secara mental dan fisik? Warna merah cenderung untuk:

* Meningkatkan antusiasme

* Merangsang energi

* Mendorong tindakan dan kepercayaan

* Rasa perlindungan dari ketakutan dan kecemasan

Itulah warna merah, dengan segala varian, makna, dan daya psikologis yang digenggamnya. Anda suka warna merah? –sa

surabayastory
Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.

Leave a Reply

  • (not be published)