Tuhan, bagi Jalaluddin Rumi, adalah satu-satunya tujuan dalam hidup ini, tidak ada yang menyamai.

Syair Jalaluddin Rumi adalah ekspresi pengalaman mistis yang paling manusiawi, tentang cinta, kemanusiaan, dan berujung pada Tuhan, sang pencipta. (surabayastory.com)

Surabayastory.com – Jalaluddin Rumi adalah sang pujangga dari tanah Persia. Selain penyair dia juga tokoh sufi yang berpengaruh di zamannya. Terkenal dengan liriknya dan epik, yang secara luas mempengaruhi pemikiran mistik dan sastra di seluruh dunia muslim. Rumi, ia mengekspresikannya tulisannya dalam bahasa cinta yang syarat makna. Sajak, puisi, syair, dengan pendekatan cinta dan humanisme.

Puisi Rumi adalah ekspresi pengalaman mistis yang paling manusiawi, di mana pembaca dapat menemukan ide dan perasaan favorit mereka sendiri, dari penjelajahan menuju surga hingga deskripsi kehidupan sehari-hari yang sebenarnya.

Mari kita nikmati sejenak syairnya, dan kita renungkan di dalam kalbu.

 

Bahagia Sejenak

kamu dan aku duduk di serambi

kita dua, tapi satu roh, kamu dan aku

kita rasa aliran air kehidupan di sini

kamu dan aku dengan keindahan taman

dan burung-burung bernyanyi

bintang-bintang menatap kita

dan kita menanyakan mereka

bagaimana mau menjadi bulan sabit kecil

kamu dan aku bukan terdiri, bakal menyatu

tak terpisah, keinginan kamu dan aku.

tiang surgawi bakal retakkan kaca

waktu kita tertawa bersama, kamu dan aku

dalam satu bentuk di muka bumi ini

dan dalam bentuk lain di bumi manis

di kebebasan waktu yang tak tercatat

–sa

surabayastory
Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.

Leave a Reply

  • (not be published)