Budaya kerja akan menjadi perekat dari semua elemen dalam perusahaan. Dengan memahaminya, produktivitas perusahaan akan melesat tanpa keterpaksaan.

Transformasi perusahaan bisa dimulai dengan memetakan arah perusahaan dan bagaimana mencapai tujuan. (sa)

Surabayastory.com – Ketika zaman berubah, semua elemen dalam kehidupan ini juga ikut berubah, beradaptasi mengikuti yang baru. Dalam dunia usaha, adaptasi pada lingkungan bukan lagi sebagai niscaya, tetapi lebih dari itu sudah menjadi keharusan. Dengan semakin ketatnya persaingan dan perubahan lingkungan eksternal, dunia usaha pun melakukan penyesuaian dalam struktur, pengelolaannya, hingga budaya. Budaya perusahaan (corporate culture) dan budaya kerja, seiring dengan perubahan dan perkembangan, kini menjadi bagian yang tak terpisahkan.

Perubahan politik, sosial dan budaya serta lingkungan global tidak dapat dipungkiri merupakan bagian dari perjalanan. Budaya pelayanan serta mengutamakan pelanggan/ pemesan telah menjadi nafas baru dalam berbagai industri dewasa ini. Standar-standar baru di tingkat global, mau tak mau, harus dicapai. Ekonomi global yang semakin tanpa batas, tidak dapat dihindarkan, dan telah membawa perusahaan Indonesia ke dalam pasar global. Budaya organisasi perusahaan secara otomatis dituntut untuk terus mengalami perubahan ke arah yang lebih kompetitif bukan hanya di pasar domestik tapi di pasar global.

Apa itu Budaya Perusahaan

Budaya perusahaan dalam pengertian umum adalah suatu sistem dari nilai-nilai yang dipegang dan diyakini bersama dalam perusahaan. Budaya adalah satu set nilai, penuntun, kepercayaan, pengertian, norma, falsafah, etika, dan cara berpikir. Budaya yang ada di suatu lingkungan, sangat besar pengaruhnya terhadap pembentukan pribadi yang berada di dalam lingkungan tersebut.

Perusahaan adalah sebuah institusi dengan karyawan yang merupakan kumpulan individu dengan kultur bawaan yang berbeda. Pertanyaannya kemudian, mampukah mereka yang beragam tersebut bisa saling memahami, membantu, dan mengerti satu sama lain? Bagaimana membuat mereka yang berbeda bisa berjalan dalan satu garis yang sama?

Dengan beragamnya asal, latar belakang, cara pandang, serta hasil yang ingin dicapai, membuat budaya perusahaan menjadi sangat penting. Dengan adanya tata nilai ini membuat semua insan dalam prusahaan akan mengacu pada sistem dan tata nilai yang ditetapkan. Dengan pandangan yang sama, derap yang sama, maka tujuan perusahaan dapat tercapai.

Keahlian, kreativitas, kecerdasan maupun motivasi yang tinggi dari karyawan memang menjadi unsur kredibilitas yang harus dimiliki oleh karyawan. Namun unsur-unsur tersebut menjadi tidak maksimal bila karyawan belum memiliki satu budaya yang sama. Maksudnya adalah sebuah pola pikir yang membuat mereka memiliki persepsi yang sama tentang nilai dan kepercayaan, yang membantu mereka memahami bagaimana seharusnya “berperilaku kerja” di perusahaan tempat mereka bekerja.

Perusahaan perlu menanamkan nilai-nilai yang sama pada setiap karyawannya. Kebersamaan dalam menganut budaya atau nilai-nilai yang sama menciptakan rasa kesatuan dan percaya dari masing-masing karyawan. Bila hal ini telah terjadi, maka akan tercipta lingkungan kerja yang baik dan sehat, serta mendorong adanya perubahan.

Sukses Perusahaan Dunia

Pada umumnya perusahaan-perusahaan dunia yang sukses adalah perusahaan yang memiliki budaya kerja yang kuat. Terlepas dari nilai-nilai positif dan luhur yang terkandung dalam budaya yang berlaku, maksud budaya kerja yang kuat adalah seluruh komponen perusahaan mengamalkan nilai atau norma yang telah ditetapkan bersama sebagai sebuah budaya dengan komitmen yang tinggi.

Pengungkapan budaya perusahaan ke dalam perumusan visi dan misi. Hanya dengan kalimat singkat, pernyataan visi-misi dapat menyiratkan nilai, etika, prinsip, tujuan, dan strategi perusahaan. Menuliskan pernyataan visi dan misi perusahaan adalah cara yang paling efektif untuk memastikan bahwa semua karyawan dapat memahami budaya perusahaan.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh pakar Harvard Business School, yaitu Prof. DR. John Kottler dan Prof. DR. Janes Heskett, ternyata terdapat korelasi positif di antara penerapan budaya perusahaan dengan prestasi bisnis yang dicapai oleh perusahaan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Ini menunjukkan bahwa budaya perusahaan memiliki peranan penting dalam membangun prestasi dan produktivitas kerja para karyawan, yang ujungnya adalah tercapainya tujuan perusahaan.

Sebuah perusahaan memahami dan mulai bergerak ke pengembangan budaya kerja organisasi. Melakukan penguatan terhadap nilai-nilai yang telah dibangun dan implementasi nilai-nilai tersebut ke dalam perilaku organisasi.

Kini, proses transformasi budaya di sebuah perusahaan sedang berjalan, dan terus dikembangkan. Setelah menjadi perusahaan publik, transformasi budaya kerja dan layanan prima mutlak diperlukan. Sebuah perusahaan saat sedang melakukan transformasi organisasi. Sasaran terdekat adalah menjadi bank terbaik di tingkat regional. Ada beberapa langkah dan tahapan yang dilakukan. Hal mendasar yang dijalankan adalah mengelola budaya organisasi yang berbasis kinerja. Sebuah perusahaan menganut paham organisasi berbasis kinerja tinggi. Untuk membuat perubahan budaya kerja itu tidak mudah. Namun semua berusaha keras untuk melakukannya dengan disiplin. Visi-misi perusahaan menjadi kunci untuk mengingatkan kembali budaya kerja yang diharapkan.

Budaya kerja ini juga berarti nilai-nilai bersama, norma dan ekspektasi. Untuk membentuk sistem yang terpadu, perlu membuat pedoman/panduan untuk organisasi dalam hal menyelesaikan pekerjaan dan cara berinteraksi sesama anggota maupun dengan pelanggan. Budaya organisasi yang efektif akan terlihat pada perilaku anggota organisasi dan kualitas kinerjanya. Budaya kerja Sebuah perusahaan adalah prinsip-prinsip kerja yang kita percaya sebagai baik dan benar dalam rangka mencapai misi dari perusahaan, dan di dalam jangka panjang untuk mencapai visi dari Sebuah perusahaan.

Nilai-nilai budaya tersebut dititiskan menjadi jalan hidup (way of life) yang menjadi dasar bagi setiap aturan dan kebijakan di dalam perusahaan, dan menjadi petunjuk perilaku dari masing-masing dan seluruh pegawai.

 

Mengapa Budaya Perusahaan Penting

Mengapa budaya perusahaan menjadi bagian yang penting, karena seperti yang diuraikan sebelumnya, budaya ini adalah serangkaian nilai atau keyakinan yang menghasilkan pola perilaku tertentu secara kolektif dalam perusahaan. Dengan nilai bersama tersebut, permasalahan bersama yang muncul sebagai akibat dari perubahan-perubahan lingkungan, dapat di atasi secara efektif karena ada kebersamaan yang dibangun atas dasar rasa saling percaya satu sama lain.

Dengan rasa ikut memiliki, membuat stabilitas organisasi menjadi lebih terjaga. Setiap orang akan ingat dengan tujuan yang akan dicapai perusahaan.

Di dalamnya, terdapat unsur budaya perusahaan yang terdiri dari:

  • Nilai (Value) : apa yang penting/kurang penting, apa yang baik/kurang baik, apa yang benar/kurang benar. Nilai budaya dapat berbentuk: disiplin kerja, kreativitas individu, inovasi organisasi, mutu dan produktivitas, kepuasan bersama, profesional, jiwa ikhlas, ramah, kerja sama, dan menghargai waktu.
  • Norma merupakan aturan atau kaidah yang dipakai sebagai tolok ukur bersama atau aturan yang mengikat sebagai panduan, tatanan, dan kendali tingkah laku individu dalam organisasi. Oleh karena itu seluruh peraturan yang diterbitkan harus dijiwai oleh nilai-nilai budaya perusahaan

Dengan perubahan-perubahan yang cepat dan sering tak dapat diramalkan sebelumnya, kita harus menyadari akan pentingnya budaya perusahaan, bertransformasi, dan cepat merespon perubahan-perubahannya untuk tetap menjadi perusahaan yang unggul. –sa

surabayastory
Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.

Leave a Reply

  • (not be published)