KA jarak jauh dari menuju kota-kota utama di Jawa berhenti operasi 24 April 2020. Cek jadwal Anda

Seluruh jadwal kereta api dari dan menuju Jakarta dibatalkan sejak hari ini di masa pandemic covid-19. (yy)

Surabayastory.com – Bagi Anda yang ingin bepergian menggunakan jasa angkutan kereta api dalam tempo dekat, sebaiknya Anda berpikir ulang dan mengecek jadwal. Langkah ini diambil untuk menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah pusat yang melarang mudik di masa Ramadan dan Lebaran saat pademi Coronavirus.

Kereta api jarak jauh yang tidak beroperasi berasal dari beberapa stasiun di Jakarta seperti Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, dan Stasiun Jakarta Kota dengan tujuan akhir Bandung, Cirebon, Tegal, Semarang, jogjakarta, Solo, Surabaya, Malang, dan berbagai kota di wilayah lainnya. PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) Daop 1 Jakarta menghentikan operasi keberangkatan dan kedatangan seluruh kereta api baik jarak jauh dan lokal.

Sementara kereta untuk pasokan logistik, bahan pangan, dan peralatan kesehatan akan tetap berjalan secara normal.

Dari penghentian operasi ini, secara total terdapat 70  perjalanan kereta jarak jauh (67 kereta reguler dan 3 kereta tambahan) di area Daop 1 Jakarta yang dibatalkan. Pembatalan ini ditetapkan hingga 30 April 2020. Namun ini sifatnya masih tentatif. Perkembangan selanjutnya akan diinformasikan kembali, sambil dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan.

Dengan adanya pemberhentian ini, calon penumpang yang sudah memiliki tiket bisa menukarkan kembali dan akan ada pengembalian penuh. Untuk pembatalan di loket stasiun, dapat dilakukan di semua stasiun keberangkatan kereta jarak jauh dan lokal hingga maksimal 30 hari setelah jadwal keberangkatan. Pelanggan diminta menunjukkan kode booking dan uang akan langsung diganti secara tunai atau melalui transfer.

Pembatalan tiket melalui aplikasi dapat dilakukan hingga maksimal 3 jam sebelum jadwal keberangkatan. Uang pengembalian tersebut akan ditransfer paling lambat 45 hari kemudian. –sa, dari berbagai sumber

surabayastory
Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.

Leave a Reply

  • (not be published)