Asap yang menari bersama cinta

Wahai kekasih, dekap aku seperti asap yang menari itu

Panas yang membakar dalam api

Wahai kekasih, dekap aku seperti panas membakar api

Lilin cintaku terbakar oleh rasa kangen

Seperti lelehan lilin ia menangis

Seperti sumbu lilin yang terbakar habis

Wahai kekasih, dekap aku seperti lilin yang

meleleh karena sumbunya terbakar api

Saat sekarang kita berjalan bersama menyusuri jalan cinta

Tak dapat kita tidur lagi malam-malam

Di rumah penginapan pemusik menabuh genderang dan drum –

Wahai Kekasih, dekap aku seperti pejalan dan pemusik itu

Malam gelap, para pecinta tak terlelap

Jangan ganggu mereka dengan keinginan untuk tidur sejenak

Satu yang mereka inginkan, di sini bersama kita

Wahai Kekasih, dekap aku seperti para pencinta luapkan cinta

Penyatuan diri bagaikan sungai yang mengalir dengan

sepenuh godaan menuju laut

Malam nanti bulan akan mencium bintang-bintang

Majnun menjelma Layla

Wahai kekasih, dekap aku seperti mereka

Tuhan adalah segalanya

Ia menganugerahi kebaikan bagi penyair itu

Segala yang kusentuh dan kulihat berubah menjadi nyala cinta

Wahai kekasih, dekap aku dalam pernyataan cinta yang serupa

Pada hari cintamu menyentuhku

Aku menjadi gila hingga kawanan orang gila

menjauhiku dan lari dariku

Kata-kata dari sang pujangga tak kan pernah menawan

mantra yang kau sorotkan ke jiwaku lewat gerak alis mata

surabayastory
Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.

Leave a Reply

  • (not be published)