Menemukan Pekerjaan Impian

Cari pekerjaan itu tidak mudah. Apalagi yang sesuai dengan keinginan, kemampuan, dan kapasitas. Apalagi yang cocok dengan suasananya. Tak perlu pesimis. Pekerjaan impian itu bisa didapatkan.

 .

.

Surabayastory.com – Mencari pekerjaan yang diinginkan adalah impian banyak orang di kota ini. Masalah pencarian kerja memang masih jadi topik utama bagi bangsa ini. Sebelum aktif mencari-cari dan mengirimkan lamaran, Anda perlu membaca ulasan di bawah ini.

Lowongan pekerjaan dibedakan menjadi dua kelompok: lowongan yang diiklankan dan tersedia untuk umum (baik dalam kelompok internal kantor atau pun masyakat yang lebih luas) dan lowongan yang kadang-kadang dikenal sebagai ‘lowongan tersembunyi’, yaitu yang melalui agen rekruitmen, pemburu calon pegawai, dan yang sejenisnya, atau yang tidak diiklankan tapi Anda berani berspekulasi untuk mengirimkan lamarannya.

Tahukah Anda bahwa diperkirakan hanya sekitar 15% dari seluruh lowongan tersedia yang benar-benar diiklankan lewat koran atau majalah? Tingginya biaya pemasangan iklan di surat kabar menjadi pertimbangan mutlak bagi banyak perusahaan masa kini untuk tidak melakukannya. Bahkan surat kabar lokal dengan sirkulasi terbatas sekalipun bisa memungut ratusan pound untuk iklan sekali muat di bagian ‘lowongan tersedia’, sehingga banyak perusahaan memanfaatkan media alternatif seperti internet. Tersedia banyak situs info lowongan kerja di Inggris, misalnya TotaIobs.com, Reed.co.uk, Monster.co.uk, etc. kebanyakan situs info lowongan kerja sekaligus membolehkan Anda untuk mengisikan jenis pekerjaan yang Anda minati dan berikutnya mengirimkan surel pemberitahuan setiap kali tersedia jenis pekerjaan yang sesuai dengan kriteria pilihan yang Anda daftarkan sebelumnya.

Namun demikian masih banyak perusahaan yang lebih memilih menempatkan iklan dalam publikasi-publikasi spesialis, contohnya majalah perdagangan dan profesional, dengan harapan para pembaca spesialis pun lebih besar kemungkinannya untuk segera merespons dibandingkan mendapatkan apapun yang ada sebagaimana biasa diperoleh dalam iklan surat kabar.

Baiklah, jadi Anda sudah pernah melihat sebuah iklan lowongan yang menarik perhatian Anda, dan Anda yakin ingin mengirimkan lamarannya. Pertama, perhatikan apakah iklan itu menyebutkan bahwa surat lamaran dibuat dengan melampirkan curriculum vitae sekaligus surat pengantar ataukah melalui formulir aplikasi yang disediakan? Mari kita tengok beberapa hal untuk menghadapi masing-masing tipe tersebut.

Mengisi Formulir Lamaran Kerja

  • Begitu Anda mendapatkan formulir, buatlah sekaligus satu atau dua salinannya untuk membuat draf isian Anda. Anda tentu mau formulir yang nanti dibaca oleh calon pimpinan Anda benar-benar rapi, tanpa sedikit pun kesalahan tulisan, noda kotoran, atau bahkan gaya cakar ayam.
  • Bacalah semua petunjuk yang tercantum secara saksama dan ikuti secermat mungkin,
  • Tidak perlu tergoda untuk mencoba memasukkannya dalam printer komputer untuk mengisikan jawaban Anda secara tercetak rapi pada baris-baris isian –waktu Anda akan terbuang sia-sia!
  • Jangan pernah, jangan sekali-kali, menuliskan pada kotak jawaban ‘Lihat CV terlampir.’ Dijamin formulir Anda akan ditolak. Pimpinan perusahaan menggunakan formulir ini dengan alasan kuat; mereka tak akan berbaik hati pada siapa pun yang terlalu malas untuk mengisinya.
  • Kotak-kotak isian pada formulir aplikasi cenderung berukuran kecil. Pilihlah secara cermat kata-kata Anda. Apabila kotak isian tidak cukup besar untuk sesuatu yang hendak Anda sampaikan, lampirkan selembar kertas kosong untuk tulisan Anda dan beri keterangan acuan pada formulir.
  • Saat membuat daftar dari perusahaan tempat Anda bekerja sebelumnya, pastikan tidak ada bagian kosong yang tidak jelas.
  • Usahakan menampilkan sikap positif melalui formulir tersebut. Apabila memungkinkan, beri tekanan pada pencapaian-pencapaian yang Anda raih.
  • Apabila diminta untuk memberikan nama referensi, pastikan Anda telah mendapatkan izin sebelumnya, atau apabila Anda tidak ingin mereka dihubungi sebelum Anda mendapatkan tawaran, tunjukkan syarat ini saat mengisi formulir.
  • Setelah Anda puas dengan draf Anda, salin rinciannya ke formulir asli. Isi formulir aplikasi dengan tulisan tangan Anda yang paling rapi dan pilihlah tinta hitam tetap jelas saat difotokopi. Jangan pernah gunakan warna lain kecuali tinta hitam atau biru.
  • Setelah Anda isi lengkap formulir lamaran, buatlah salinan fotokopinya sebagai dokumen pribadi Anda. Anda bisa membawanya saat kesempatan wawancara untuk acuan.
  • Buatlah konsep surat pengantar sebagai lampiran formulir Anda. Surat pengantar ini harus ringkas dan selalu menggunakan istilah ‘Dear Mr Smith’, atau siapa pun nama keluarga si perekrut. Jangan terpancing untuk menggunakan nama depan mereka, bahkan apabila dalam iklan menyebutkannya, karena bisa dianggap sok akrab. Jangan juga menulis ‘Dear Sir or Madam’ karena terlalu kentara kurangnya perhatian pada detail.

Menyusun Curriculum Vitae

Saya akan mempercayakan hal ini untuk Anda putuskan sendiri mengenai gaya dan isi CV Anda. Sudah banyak sumber informasi yang dapat memberitahu Anda sehubungan aspek-aspek yang berkaitan dengan pembuatan CV. Berikut ini adalah petunjuk ringkasnya:

  •  Gunakan kertas terbaik yang bisa Anda peroleh.
  • Gunakan hanya kertas putih polos.
  • Jangan gunakan sampul atau map yang terlalu rumit.
  • Pilih jenis huruf yang sederhana, misalnya Arial, dan gunakan huruf yang sama pada surat pengantar.
  • Jangan gunakan bentuk umum untuk surat pengantar. Buatlah yang spesifik sesuatu isinya dengan memasukkan satu atau dua kalimat yang menggambarkan betapa diri Anda sesuai dengan yang mereka cari. Surat pengantar bukanlah sekadar pembungkus CV Anda!
  • CV Anda harus berhasil dalam 30 detik pertama sejak diambil oleh pihak perekrut. Bayangkan CV Anda adalah satu dari 50 atau bahkan 60 surat lamaran yang diterima. Anda tentu mau profesionalisme Anda terlihat, bukannya menonjol gara-gara kertas kuning terang yang Anda gunakan!
  • Beri penekanan pada prestasi-prestasi pada CV Anda; jangan sekadar membuat daftar perusahaan-perusahaan dan posisi-posisi pekerjaan Anda sebelumnya.
  • Ikuti petunjuk apapun pada iklan lowongan tersebut, misalnya menyertakan data gaji Anda terakhir –Anda jua bisa mencantumkannya pada surat pengantar.

Bayangkan kegembiraan Anda, ketika dua minggu berikutnya Anda menerima surat undangan untuk melakukan wawancara sehubungan pekerjaan baru yang tentunya akan luar biasa ini! Saat itulah kerja keras Anda baru benar-benar dimulai. Pada Bagian 2 saya akan menggali apa saja keperluan Anda untuk diperhatikan sebelum Anda mendatangi undangan wawancara kerja tersebut. –drs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *