Garam adalah zat makanan yang penting, yang diperlukan oleh tubuh manusia. Dimakan sebagai bumbu dalam masakan.

 .

Ilustrasi garam (shutterstock)

.

Surabayastory.com – Jikalau kurang memakan garam, kadar garam di dalam darah akan berkurang, yang menyebabkan orang merasa letih. Tetapi disuruh berpantang memakan garam untuk orang yang berpenyakit tekanan darah tinggi dan penyakit disertai busung air.

Garam juga termasuk bahan yang penting dalam pengawetan bahan makanan, terutama daging dan ikan. Daging dan ikan haruslah dicuring dahulu (diasin teriebih dahulu), sebelum pekerjaan pengawetan selanjutnya dikerjakan, seperti pada ikan yang diasap, ikan dalam saos tomat, ham ataupun corned-beef.

Guna garam dapur diantaranya adalah:

  • Mengasin telur:

Caranya : Kira-kira 5 liter abu dapur (abu kayu atau abu gosok) dicampur dengan 1 balok garam yang dihaluskan dan diberi air sampai menjadi adonan yang dapat dibentuk. Telur dibungkus dengan adonan tersebut, lalu disusun dalam kotak kayu atau drum. Dalam 2—3 hari telur akan menjadi asin.

  • Untuk mengasinkan sayur-sayuran, terutama kubis atau sawi. Sayuran yang diasinkan ini akan asam rasanya. Bahan : 1 kg kubis atau sawi 25 gr. garam.

Kubis dicuci dan diiris-iris. Jika memakai sawi, biasanya tidak diiris. Masukkan irisan kol ke dalam ember plastik lalu diserakkan garam, dan dibuat sampai beberapa lapisan. Kemudian ditekan sampai padat.

Pada bagian atas dari kol diberatkan dengan plastik yang diisi air atau dengan pemberat dari kayu, hingga airnya tidak tumpah nanti.

Dalam 3 hari kubis atau sawi anda sudah berasa asam dan enak di makan.

  • Menghilangkan bau tengik dari minyak kelapa jika disimpan lama.

Caranya : a. Jika minyak kelapa dibuat sendiri, sewaktu minyak mau diangkat dan sudah matang, masukkan agak sedikit garam halus dimasak sebentar dan   kemudian baru disaring. Minyak didinginkan dan dimasukkan ke dalam botol.

  1. Untuk minyak yang telah jadi, dan kurang baik kualitasnya. Minyak dipanaskan sebentar, lalu dimasukkan garam dan kemudian disaring.

* Mengurangkan rasa asin pada ikan asin, jika dicuci dengan air garam.

* Menghilangkan rasa gatal-gatal dari ikan teri yang tawar, jika waktu mencuci pertama diberi garam.  Juga pasir-pasir yang melekat pada teri-tawar akan gampang lepasnya.

* Melemaskan sayuran labu-siam atau pepaya, waktu sebelum dicuci digarami dahulu. Menghidupkan wama hijau kacang-buncis, sewaktu akan dimasak digarami dahulu.

* Menghilangkan rasa yang terlalu asam waktu membuat manisan buah-buahan dengan menambahkan sedikit garam.

* Menghilangkan bau amis dari ikan belut jika sebelum dicuci digarami dahulu.

Caranya :   Ke dalam kantung plastik yang berisikan belut yang masih hidup  dimasuk­kan kira-kira 2 sendok makan garam kasar. Kemudian kantong diikat de­ngan tali dan dibiarkan belutnya sampai mati dan baru dibersihkan.

* Menghilangkan gatal nanas, jika sebelum dicuci digarami dahulu.

* Menghilangkan bau mulut, jika setiap hari membiasakan berkumur-kumur dengan air larutan garam yang panas-panas kuku.

* Mengurangi sakit gigi.

Caranya :  Ke dalam 1 gelas air panas kuku yang telah matang dimasukkan 2 sendok teh garam halus. Dengan air larutan garam, mulut dikumur-kumur.

  • Untuk mensterilkan sikat gigi.

Caranya : Ke dalam larutan air garam yang panas dimasukkan atau direndam sikat gigi kira-kira 1 jam, kemudian sikat gigi dicuci dan digantung pada  cahaya matahari.

  • Untuk membersihkan muka yang berminyak dan berjerawat yang kotor sekali.

Caranya : Ke dalam waskom yang berisikan air hangat kuku, dimasukkan sedikit garam, lalu muka dicuci dengan air garam tersebut. Kemudian dibilas dengan air biasa lalu dikeringkan dengan handuk yang lunak.

  • Menghilangkan rasa pegal-pegal di kaki.

Caranya :   Sediakan 2 buah ember, yang satu berisi air panas kuku dan yang satu lagi berisi air biasa. Ke dalam air yang panas kuku dimasukkan 2 sendok garam. Rendamkanlah kaki anda ke dalam air panas kuku yang bergaram, kemudian pindahkan lagi ke dalam ember yang berisi air dingin. Demi-kianlah berganti-ganti sampai hilang rasa pegalnya.

  • Membersihkan tangan yang kotor dan bernoda-noda hitam atau coklat sesudah mengiris sayur jika tangan dicuci dengan air garam.

* Menghilangkan bau amis dari tangan sesudah member­sihkan ikan, jika tangan dicuci dengan air garam.

* Meneguhkan warna kain yang berwama tua kehitam-hitaman atau kebiru-biruan yang luntur.

Caranya :   Sebelum kain dicuci dengan sabun atau detergent, kain-kain yang berwarna ini direndam dahulu dengan air garam kira-kira 10 menit. Untuk sepuluh liter air campurlah dengan 1 sendok makan garam.

  • Untuk menghilangkan karat pada kain sebagai pengganti dari zuring-zout.

Caranya :   Garam dihaluskan dan dicampur de­ngan air jeruk nipis. Pada kain yang kena noda karat diolesi dengan campuran garam dan jeruk nipis. Jika kainnya putih dapat dikelantang di panas matahari, lalu dibilas dan dicuci. Jika noda belum hilang, diulang mengerjakan lagi.

* Jika memakai/ menggoreng dengan kuali, supaya masakan yang digoreng seperti perkedel atau ikan tidak melekat di kuali. Sebaiknya kuali digosok dahulu dengan garam halus.

* Agar minyak dalam kuali waktu menggoreng tidak kecipratan, masukkanlah sedikit garam.

* Untuk membersihkan noda darah pada cucian dengan merendam dahulu cucian dengan air garam.

* Untuk menjaga garam yang di dalam botol atau di dalam kantung plastik supaya tetap kering, masukkan beberapa butir beras.

* Akhirnya, janganlah menyimpan garam di tempat yang berkarat, yaitu tempat yang terbuat dari tembaga dan kuningan atau dalam tempat yang berlapis email yang telah pecah. Bahan gelas dan plastik adalah tempat penyimpan garam yang paling baik.

Garam Diare

Garam diare adalah garam yang berguna, diberikan sebagai campuran minuman pada anak-anak atau orang dewasa untuk menolong menahan keluamya banyak cairan dari tubuh sewaktu diare. Garam diare dapat dibeli atau dibuat sendiri berdasarkan petunjuk Prof. Sutejo.

Bahan- bahan :  ½  sendok teh plastik garam dapur.

¼  sendok teh garam kalium.

½  sendok teh soda kue.

2 sendok teh glukosa.

Caranya : Semua bahan dilarutkan jadi satu dan dilarutkan dengan 1 liter air yang sudah matang. Garam kalsium dan glukosa dapat dibeli di toko kimia. Untuk pengganti glukosa da­pat di pakai gula pasir.

Larutan ini diberikan kepada anak atau orang dewasa di hari pertama mendapat diare. Memberikan garam diare pada anak atau orang dewa­sa yang diare, adalah sebagai pertolongan pertama untuk keseimbangan cairan dalam tubuh, karena 24 jam pertama adalah penting. –drs

surabayastory
Bercerita berarti penyampaian cerita dengan cara bertutur. Yang membedakan adalah metode penyampaiannya.

Leave a Reply

  • (not be published)